Pantau - Duta Besar Indonesia untuk Kanada Muhsin Syihab menyoroti potensi kerja sama energi antara Indonesia dan Provinsi Alberta, Kanada, untuk memperkuat ketahanan energi di tengah ketidakpastian pasokan global.
Dalam keterangan KBRI Ottawa yang diterima di Jakarta, Kamis (14/5), Muhsin menyebut Alberta merupakan penghasil utama minyak bumi Kanada yang memiliki posisi strategis di tengah konflik Timur Tengah.
Menurutnya, gangguan pasokan minyak melalui Selat Hormuz membuat dunia membutuhkan sumber energi alternatif yang andal.
Alberta Tawarkan Investasi Kilang untuk IndonesiaMenteri Energi dan Mineral Alberta Brian Jean menyatakan pihaknya siap bekerja sama dengan Indonesia dalam penguatan ketahanan energi dan diversifikasi mitra ekonomi.
Ia juga mengundang investasi luar negeri dari BUMN Indonesia di sektor kilang minyak Kanada.
Undangan itu ditujukan untuk memastikan suplai energi jangka panjang dari Alberta ke Indonesia.
“Sebagai pemain penting di kawasan Indo-Pasifik, Indonesia merupakan mitra strategis bagi Provinsi Alberta untuk membangun kerja sama. Hal itu juga sejalan dan akan memperkuat Strategi Indo-Pasifik Pemerintah Kanada,” ungkap Dubes Muhsin.
Selain sektor energi, Muhsin juga mendorong pembentukan kerja sama kelembagaan antara Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI dengan Kementerian Pendidikan Tinggi Provinsi Alberta.
Ia menilai kerja sama pendidikan dapat menjadi fondasi hubungan jangka panjang kedua pihak.
Alberta Tertarik Perkuat Hubungan dengan IndonesiaMenteri Pendidikan Tinggi Alberta Myles McDougall menyambut positif usulan penguatan kolaborasi akademik tersebut.
Sementara itu, Dubes Muhsin turut mengundang Premier Alberta Danielle Smith untuk melakukan kunjungan kerja ke Indonesia guna menjajaki peluang kerja sama konkret.
Premier Alberta disebut menunjukkan ketertarikan untuk bertemu langsung dengan para pemangku kepentingan di Indonesia.
“Indonesia merupakan negara penting dan strategis yang Provinsi Alberta ingin memiliki hubungan kerja sama lebih kuat ke depannya,” kata Danielle Smith.
Dalam pertemuan tersebut, para pemangku kepentingan Alberta juga berharap proses ratifikasi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Kanada (ICA CEPA) di Indonesia segera rampung agar manfaat kerja sama ekonomi dapat segera dirasakan kedua negara.




