Adu Statistik di Moto3 Catalunya: Veda Ega Pratama Lebih Gacor dari Hakim Danish, Kans Podium Makin Terbuka

harianfajar
4 jam lalu
Cover Berita

HARIAN FAJAR, CATALUNYA – Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, datang ke Moto3 Catalunya 2026 dengan modal menjanjikan. Rider Honda Team Asia itu memiliki statistik lebih gacor dibanding beberapa rivalnya di Barcelona. Termasuk dengan pembalap asal Malaysia, Hakim Danish.

Modal tersebut membuat peluang Veda Ega untuk kembali bersaing di papan atas terbuka. Bahkan peluang merebut podium pada seri keenam Moto3 2026 semakin besar.

Moto3 Catalunya berlangsung hanya beberapa hari setelah seri Moto3 Prancis selesai digelar. Situasi ini membuat para pembalap memiliki waktu persiapan yang sangat singkat sebelum kembali turun lintasan.

Veda Ega dan Hakim Danish pun harus segera beradaptasi dan menjaga kondisi fisik agar tetap kompetitif di Barcelona akhir pekan ini. Meski demikian, Sirkuit Catalunya bukan trek asing bagi kedua pembalap muda Asia Tenggara tersebut. Sebelumnya, mereka pernah bersaing di ajang Kejuaraan Dunia FIM JuniorGP 2025 yang juga digelar di Catalunya.

Veda Ega Lebih Unggul di Catalunya

Walaupun Hakim Danish memiliki pengalaman lebih banyak di Catalunya karena sempat tampil di FIM JuniorGP 2024 serta European Talent Cup 2021-2023, statistik balapan justru menunjukkan Veda Ega tampil lebih efektif.

Pada race pertama Catalunya di FIM JuniorGP 2025 yang berlangsung 2 November 2025, Veda Ega berhasil finis di posisi keenam. Sementara Hakim Danish hanya mampu menempati posisi kesembilan.

Di race kedua, hasil keduanya sedikit berbeda. Hakim Danish finis di posisi keenam, sedangkan Veda Ega berada di peringkat kedelapan.

Namun secara total poin, Veda Ega tetap unggul tipis atas rivalnya tersebut.

Pembalap asal Indonesia itu mengumpulkan 18 poin dari dua race di Catalunya, sedangkan Hakim Danish meraih 17 poin.

Catatan ini menjadi sinyal positif bagi Veda Ega jelang Moto3 Catalunya 2026.

Hakim Danish Unggul Poin

Meski kalah statistik di Catalunya, Hakim Danish tetap mencatat hasil lebih baik pada klasemen akhir Kejuaraan Dunia FIM JuniorGP 2025.

Pembalap asal Terengganu, Malaysia, itu finis di posisi kedelapan klasemen akhir dengan koleksi 89 poin. Sementara Veda Ega menutup musim di posisi ke-10 dengan raihan 70 poin.

Persaingan keduanya pun kini kembali berlanjut di Moto3 2026 dan mulai menarik perhatian publik Asia Tenggara.

Posisi Kelima Klasemen

Performa Veda Ega musim ini memang cukup impresif. Saat ini ia berada di posisi kelima klasemen sementara Moto3 2026 dengan koleksi 50 poin.

Pembalap Indonesia tersebut hanya tertinggal dua poin dari Valentin Perrone yang berada di posisi kedua, serta terpaut tiga angka dari Alvaro Carpe di posisi ketiga. Sementara itu, Hakim Danish masih tertahan di posisi ke-15 klasemen dengan raihan 18 poin.

Melihat performa dan statistik di Catalunya, peluang Veda Ega untuk kembali finis di papan atas bahkan naik podium pada seri Moto3 Catalunya akhir pekan ini semakin terbuka.

Jika mampu tampil konsisten, Veda Ega berpotensi kembali mengharumkan nama Indonesia di pentas balap dunia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jam Operasional Taman Balekambang Solo Kini Diperpanjang hingga Pukul 18.00 WIB
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Dahlia Poland Bareng Pria Baru, Begini Respon Dicky Prasetya
• 12 jam laluintipseleb.com
thumb
Blibli Gandng HAKII Dorong Pertumbuhan Pasar Gadget dan Aksesori Nasional
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Menteri UMKM Larang Shopee hingga Tokopedia Naikkan Biaya Layanan
• 9 jam lalukatadata.co.id
thumb
Barcelona Alami Kekalahan Pertama Setelah Juara LaLiga, Alaves Lepas dari Zona Degradasi
• 12 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.