SEMARANG, iNews.id – Puluhan pedagang kuliner dan agen tiket bus di Gedung B Terminal Bus Tipe A Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, menggelar aksi mogok usaha massal, Kamis (14/5/2026). Aksi ini merupakan bentuk protes keras terhadap kebijakan pengelola terminal yang menutup akses masuk utama.
Pantauan di lokasi, suasana terminal tampak lengang dari aktivitas perniagaan. Tak ada satu pun warung makan maupun loket tiket yang beroperasi. Pintu-pintu kios sengaja dikunci rapat oleh para pelaku usaha sebagai simbol protes.
Aksi mogok ini dipicu oleh penutupan jalur bus dari arah Yogyakarta menuju Semarang yang biasanya melalui Gerbang B. Penutupan akses tersebut dinilai memutus alur kedatangan penumpang ke arah area dagang dan loket.
Koordinator Perkumpulan Pekerja Terminal Bawen, Tilik Jumiyat mengungkapkan, kebijakan ini sangat mencekik ekonomi para pekerja terminal. Penurunan omzet terjadi secara drastis sejak akses tersebut ditutup.
Baca Juga:MNC Peduli Gandeng PMI Depok Gelar Donor Darah, Targetkan 200 Kantong"Penutupan akses masuk membuat penumpang kesulitan menjangkau area terminal. Akibatnya, kios-kios sepi pengunjung dan pendapatan kami menurun drastis. Kebijakan ini juga diterapkan tanpa sosialisasi yang maksimal kepada kami," ujar Tilik Jumiyat, Kamis (14/5/2026).
Menanggapi aksi mogok tersebut, Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Bawen, Imron, memberikan klarifikasi. Ia menyebutkan bahwa penutupan akses tersebut merupakan bagian dari skenario pembangunan infrastruktur.
"Penutupan akses ini sebenarnya masih bersifat uji coba selama satu pekan dan belum permanen. Ini adalah bagian dari persiapan pembangunan Gedung B Terminal Tipe A Bawen oleh Kementerian Perhubungan," kata Imron.
Meskipun pengelola beralasan untuk pembangunan, para pedagang tetap mendesak agar akses masuk segera dibuka kembali. Mereka menilai, pembangunan tidak seharusnya mematikan mata pencaharian warga yang menggantungkan hidup di lingkungan terminal.
Para pedagang menyatakan akan terus memantau perkembangan situasi dan berharap ada solusi yang tidak merugikan pihak pelaku usaha kecil di kawasan terminal kebanggaan warga Kabupaten Semarang tersebut.
#jateng




