Jadi Produser Eksekutif, Irish Bella Curhat Pusing Urus Budget Film Dosa

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Irish Bella menjajal peran baru di balik layar sebagai Executive Producer lewat film horor berjudul Dosa: Penebusan atau Pengampunan. Setelah belasan tahun berkarier di depan kamera, pengalaman barunya itu langsung menghadirkan tantangan besar untuknya.

Irish mengaku sempat kelimpungan mengurus finansial produksi film tersebut. Sebab, biaya produksi terus membengkak karena idealisme sang sutradara, Sondang Pratama, yang disebutnya memiliki ide-ide “liar” untuk mengeksekusi adegan horor dan gore.

“Kenapa saya bisa terjun ke sini? Ini salah satu wishlist sih sebenarnya. Sudah 16 tahun saya lebih banyak di depan kamera. Tantangannya di sini lebih ke kesenian bisnisnya,” kata Irish Bella.

Ia bahkan mengaku beberapa kali mencoba menahan ide-ide sang sutradara dan produser agar tidak terlalu berlebihan. Namun pada akhirnya, konsep yang diinginkan tetap dieksekusi.

“Saya suka jagain Mas Echa (Reza Aditya selaku produser), ‘Jangan terlalu liar.’ Tapi pada akhirnya agak liar juga,” ujarnya sambil tertawa.

Keliaran ide tersebut rupanya berdampak langsung pada biaya produksi. Irish mengatakan dirinya sampai pusing memikirkan anggaran yang terus over budget.

“Akhirnya saya pusing ngurusin finansial karena selalu over budget,” katanya.

Tak hanya soal biaya, produksi film Dosa juga sempat mengalami kendala lokasi syuting. Sebuah hotel di Malang menolak dijadikan tempat syuting karena khawatir citra hotel mereka rusak akibat adegan berdarah-darah dalam film horor tersebut.

Akibat penolakan itu, tim produksi akhirnya memutuskan membangun set sendiri demi kebutuhan syuting. Keputusan tersebut juga menjadi salah satu penyebab membengkaknya biaya produksi film.

Sondang sendiri menceritakan premis awal film ini lahir dari ketakutan pribadinya di masa pandemi COVID-19. Saat itu, dirinya tak bisa bertemu dengan orang tuanya.

"Ada kekhawatiran ketika banyak orang meninggal, takut kita tidak bisa berbakti lagi sama kedua orang tua. Jadi ini sebenarnya lebih kental di dramanya, hubungan antara anak laki-laki dan ibunya," tutur Sondang.

Film Dosa mengisahkan tentang Bima (Riza Irsyadillah) dan istrinya, Ersya (Ratu Sofya), yang nekat bepergian ke luar kota meski dilarang keras oleh sang ibu, Nungki (Dominique Sanda).

Perjalanan mereka berujung petaka ketika mobil yang ditumpangi kecelakaan akibat berpapasan dengan supir truk ugal-ugalan, Nanang (Revaldo).

Terdampar luka-luka, pasangan ini bermalam di sebuah hotel tua misterius yang dijaga resepsionis dingin, Sheren (Jennifer Eve). Alih-alih mendapat pertolongan, Bima dan Ersya justru terseret ke dalam serangkaian teror mengerikan dan siksaan sosok algojo tak kasatmata yang memaksa mereka menghadapi ganjaran atas dosa masa lalu.

Film Dosa mulai tayang di bioskop pada 11 Juni mendatang.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dari kanan ke utara, kisah mesra ultras Lazio dan Inter Milan
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
Hari Libur Kenaikan Yesus Kristus, Ganjil Genap 14-15 Mei 2026 Ditiadakan
• 12 jam laluidxchannel.com
thumb
Perkuat Penyaluran Kredit, MNC Bank (BABP) Private Placement 4,44 Miliar Saham
• 15 jam laluidxchannel.com
thumb
Amikom Tambah Guru Besar, Prof Arief Setyanto Soroti Peran AI untuk Pendidikan dan Pertanian
• 4 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kejari Medan Tangkap DPO Korupsi KUR Rugikan Negara hingga Rp6,28 Miliar
• 4 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.