Sindikat Pencurian Tas Lululemon di Bandara Soetta Beraksi Sejak 2024, Kerugian Tembus Rp 1 Miliar

kompas.com
9 jam lalu
Cover Berita

TANGERANG, KOMPAS.com - Aksi pencurian tas merek Lululemon di kawasan kargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta diduga telah berlangsung sejak 2024.

Kasatreskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta Kompol Yandri Mono menyebut aksi itu menyebabkan perusahaan ekspor PT Pungkook Indonesia One mengalami kerugian lebih dari Rp 1 miliar.

"Kasus pencuriannya terjadi berulang sehingga perusahaan ekspor mengalami kerugian hingga lebih dari Rp 1 miliar," ujar dalam keterangan tertulis, Kamis (14/5/2026).

Baca juga: Polisi Bongkar Sindikat Pencurian 108 Tas Lululemon di Bandara Soetta, 3 Pelaku Ditangkap

Adapun tersangka yang terlibat dalam sindikat tersebut sebanyak tiga orang, yakni berinisial R alias K, A, dan F.

Kepada polisi, mereka mengatakan sudah lebih dari satu kali menjalankan aksi tersebut sejak tahun 2024.

"Para pelaku mengaku sudah tiga kali melakukan pencurian dalam jumlah yang banyak," kata dia.

Baca juga: Lululemon, Produk Mahal yang Tetap Laris Manis, Kok Bisa?

Salah satu aksinya terjadi pada April 2026.

Saat itu, perusahaan PT Pungkook Indonesia One mengirimkan tas Lululemon sebanyak 4.749 tas dari Grobogan, Jawa Tengah, melalui kargo Garuda Indonesia.

Barang dikirim pada 10 April 2026 dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada 13 April 2026.

Baca juga: Nike Sengketa dengan Lululemon, Apa Perkaranya?

Setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, barang dijadwalkan terbang ke Shanghai menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA 0894 rute Jakarta-Shanghai pada 14 April 2026.

Namun, pada 20 April 2026 pihak perusahaan menerima laporan dari pelanggan di Shanghai bahwa terdapat 108 tas yang hilang.

“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian mencapai Rp 213 juta,” kata Yandri.

Baca juga: Nike Kembali Gugat Lululemon, Ada Apa?

Polisi kemudian melakukan penyelidikan dengan memeriksa rekaman CCTV di area RA BST dan Pergudangan Soewarna.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan adanya 40 karton dari total 512 karton yang sengaja dipisahkan saat proses pemeriksaan X-Ray.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Adapun dari tiga tersangka itu, polisi menyebut R sebagai otak dari sindikat pencurian tersebut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Video: AS-China Bertemu: Adu Kekuatan Raksasa dan Bahas Agenda Strategis
• 13 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Ini Hal yang Memberatkan Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun dan Bayar Rp5,6 Triliun oleh Jaksa
• 19 menit lalutvonenews.com
thumb
Rekayasa Lalin Selama Jalan Daan Mogot Jakbar Ditutup Sebagian untuk Proyek Galian hingga 2027
• 20 jam lalukompas.com
thumb
OPEC Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Permintaan Minyak Global pada 2026
• 19 jam lalupantau.com
thumb
Pujian Trump ke Xi Jinping: Anda Pemimpin Hebat, Kadang Orang Tak Suka Saya Mengatakan Ini
• 15 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.