Cara Ibu Rumah Tangga Mulai Mandiri Finansial dari Usaha Kecil di Rumah

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Kemandirian finansial kini menjadi salah satu hal yang mulai banyak diupayakan para ibu rumah tangga. Tidak sedikit perempuan yang sebelumnya hanya fokus mengurus keluarga, kini perlahan mencoba membangun usaha kecil demi membantu kebutuhan rumah tangga sekaligus memiliki penghasilan sendiri.

Perubahan ini juga didorong oleh semakin terbukanya akses terhadap pembiayaan dan pendampingan usaha bagi masyarakat kecil. Jika dulu banyak ibu rumah tangga merasa takut memulai usaha karena keterbatasan modal atau kurang percaya diri, kini berbagai program pemberdayaan mulai membantu mereka belajar mengembangkan usaha secara bertahap.

Baca Juga :
Ekonomi Syariah Jadi Jalan Ibu Prasejahtera Naik Kelas
Anggota TNI Dianiaya di Depok Usai Tegur Ibu yang Pukul Anaknya

Usaha rumahan seperti jualan makanan, warung kecil, kerajinan tangan, hingga bisnis kebutuhan sehari-hari menjadi pilihan yang banyak dijalankan. Meski dimulai dari skala kecil, usaha tersebut perlahan mampu membantu ekonomi keluarga apabila dijalankan secara konsisten dan teratur.

Selain modal usaha, pendampingan juga dinilai menjadi faktor penting agar usaha kecil bisa bertahan. Banyak pelaku usaha ultra mikro membutuhkan arahan sederhana soal pengelolaan uang, disiplin usaha, hingga cara membangun kepercayaan diri saat menjalankan bisnis.

Salah satu pendekatan tersebut dijalankan PT Permodalan Nasional Madani melalui sistem pendampingan langsung kepada para ibu-ibu prasejahtera di berbagai daerah Indonesia. Pendampingan dilakukan secara rutin oleh Account Officer (AO) yang turun langsung ke lingkungan masyarakat untuk membantu nasabah menjalankan usaha mereka.

Para pendamping biasanya bertemu langsung dengan kelompok ibu-ibu di teras rumah, balai warga, hingga lingkungan perkampungan. Dalam pertemuan itu, mereka tidak hanya membahas soal pinjaman modal, tetapi juga memberikan edukasi sederhana tentang pengelolaan usaha dan tanggung jawab keuangan.

Pendekatan seperti ini dinilai penting karena banyak pelaku usaha kecil memerlukan dukungan mental dan motivasi agar berani berkembang. Tidak sedikit ibu rumah tangga yang awalnya hanya mencoba usaha kecil-kecilan, kemudian mampu membantu kebutuhan sekolah anak hingga menambah penghasilan keluarga.

Selain itu, pertemuan kelompok rutin juga membantu para pelaku usaha saling berbagi pengalaman dan belajar dari sesama anggota. Cara ini membuat mereka merasa tidak berjalan sendiri saat menghadapi tantangan ekonomi.

Baca Juga :
Heboh! Dugaan Malpraktik Operasi Angkat Rahim Tanpa Biopsi Gegerkan Medan, Kemenkes Respons Singkat
Intip Kisah PNM Berdayakan Ibu-Ibu Prasejahtera Hingga Juara Nasional Lewat Mekaarpreneur
Gen Z Takut Jadi Ibu? Gerakan Ini Siap Hapus 'Overthinking' saat Hamil

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
6 Pelaku Penganiayaan Remaja di Kudus Ditangkap Polisi
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Cerita Rozi Merawat Sambo, Sapi Brangus yang Dilirik Prabowo untuk Kurban di Tangerang
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Foto: Khidmat Misa Kenaikan Yesus Kristus di Gereja Katedral
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Perpustakaan MPR RI Dorong Kreativitas Pegawai Lewat Seni Terrarium
• 15 jam laludetik.com
thumb
Bek Tangguh Victor Igbonefo Bicara soal Deretan Striker Paling Sulit Dilawan di Liga Indonesia sampai Gelar Juara Paling Berkesan
• 9 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.