REPUBLIK ISLAM IRAN, KOMPAS.TV - Rekaman drone pada Kamis memperlihatkan sejumlah kapal berlabuh di Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan kawasan. Kondisi ini terjadi setelah Iran terus memberlakukan pembatasan navigasi di jalur laut strategis tersebut, sementara Amerika Serikat melanjutkan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.
Televisi pemerintah Iran menyebut Teheran telah mengizinkan sekitar 30 kapal melintas di Selat Hormuz sejak Rabu malam. Dalam pernyataannya di KTT BRICS di New Delhi, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan jalur pelayaran komersial tetap dibuka selama kapal-kapal bekerja sama dengan angkatan laut Iran.
Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menegaskan bahwa Washington akan melanjutkan blokade terhadap pelabuhan Iran dan menyebut langkah tersebut sangat efektif. Ketegangan meningkat sejak serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei. Setelah sempat diumumkan gencatan senjata sementara pada April untuk membuka ruang negosiasi, pembicaraan yang berlangsung di Islamabad berakhir tanpa kesepakatan.
Hingga kini, Selat Hormuz masih menjadi salah satu titik panas geopolitik dunia. Iran terus membatasi lalu lintas di kawasan tersebut, sementara Amerika Serikat tetap meningkatkan tekanan terhadap sektor pelabuhan dan pengiriman Iran di tengah konflik yang belum mereda.
Rekaman video menunjukkan kapal dan tanker minyak terdampar di laut, beberapa di antaranya membawa kontainer sementara yang lain tampak kosong.
Penulis : Prayogi-Haro
Sumber : Kompas TV
- HORMUZ
- KAPAL TANKER
- AS
- IRAN





