Trump Klaim Xi Jinping Janji Tak Akan Kirim Peralatan Militer ke Iran

viva.co.id
9 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Hubungan panas di Timur Tengah kini ikut menyeret dinamika baru antara Amerika Serikat dan China. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkap isi pembicaraannya dengan Presiden China Xi Jinping dalam kunjungan kenegaraan ke Beijing, salah satunya terkait Iran dan krisis di Selat Hormuz.

Trump mengklaim Xi Jinping memberikan pernyataan tegas bahwa China tidak akan memasok peralatan militer kepada Iran di tengah memanasnya konflik kawasan.

Baca Juga :
Netanyahu Diam-diam ke UEA di Tengah Perang Iran, Ada Operasi Rahasia Israel?
Jadi Bulan-bulanan Israel, Lebanon Adukan Iran ke PBB

“Dia mengatakan dia tidak akan memberi mereka peralatan militer. Itu pernyataan besar. Dia mengatakan itu hari ini,” ujar Trump kepada Fox News, Kamis, 14 Mei 2026 waktu setempat.

Trump bahkan menegaskan bahwa Xi menyampaikan pernyataan tersebut secara langsung dan tanpa keraguan.

“Xi mengatakan itu dengan tegas,” kata Trump lagi.

Meski demikian, Trump mengakui bahwa Xi tetap menekankan pentingnya hubungan ekonomi antara China dan Iran, terutama dalam sektor energi. Menurut Trump, China masih ingin melanjutkan impor minyak dari Iran di tengah ketegangan global yang meningkat.

Trump menyebut bahwa China membeli banyak minyak mereka dari Iran, Xi Jinping juga mengatakan kepada Trump bahwa Beijing ingin tetap mempertahankan kerja sama tersebut.

Selain isu persenjataan dan energi, pembicaraan kedua pemimpin juga menyinggung Selat Hormuz yang belakangan menjadi sorotan dunia setelah memicu ancaman terhadap jalur distribusi minyak global.

Xi berharap jalur strategis tersebut kembali dibuka sepenuhnya. Ia bahkan menceritakan percakapan bernada santai dengan pemimpin China tersebut.

“Dia bercanda, dia berkata, ‘Anda tahu, mereka menutupnya, lalu Anda menghentikan mereka,’” kata Trump.

Trump menambahkan Xi juga menyampaikan ketidakpuasannya terhadap laporan bahwa Iran mengenakan biaya tertentu bagi kapal yang melintasi Selat Hormuz.

Sebelumnya diberitakan, Trump tengah melakukan kunjungan kenegaraannya ke China pada 13 hingga 15 Mei 2026. Kunjungan tersebut menjadi lawatan kedua Trump ke Beijing sebagai presiden Amerika Serikat, sekaligus kunjungan pertama presiden AS ke China sejak dirinya datang pada 2017.

Pemerintah China sebelumnya menyebut pertemuan Trump dan Xi Jinping akan difokuskan pada isu hubungan bilateral, stabilitas global, hingga perdamaian dunia.

Baca Juga :
Iran Izinkan Kapal-kapal China Transit di Selat Hormuz
Gedung Putih: Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Harus Tetap Terbuka
Xi Jinping Ajak Trump 'Healing' ke Kuil Surga, Tempat Kaisar Tiongkok Berdoa

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Foto: Khidmat Ibadah Misa Kenaikan Yesus Kristus di Gereja Katedral
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
PT Djarum Buka Lowongan Kerja Mei 2026: Buka Banyak Posisi, Fresh Graduate Bisa Daftar
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Long Weekend, 10 Ribu Kendaraan Menuju Puncak Bogor Pagi Ini
• 1 menit laludetik.com
thumb
Kecelakaan Maut di Lampu Merah Pesing, Pemotor Tewas Dihantam Minibus
• 13 jam laluliputan6.com
thumb
Fuel Surcharge jadi Penyangga Maskapai di Tengah Lonjakan Harga Avtur
• 14 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.