REPUBLIKA.CO.ID, TIMIKA, – Bupati Mimika, Johannes Rettob, menyerukan kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, agar tetap fokus dalam bekerja dan tidak terpengaruh oleh isu rotasi jabatan yang sedang beredar. Imbauan ini disampaikan pada Kamis, sebagai upaya untuk memastikan pelayanan pemerintahan tetap berjalan optimal.
Bupati Johannes Rettob menegaskan bahwa tanggung jawab utama seorang ASN adalah memberikan pelayanan yang optimal dan penuh tanggung jawab kepada masyarakat, terlepas dari isu rotasi jabatan. "Jangan terpengaruh dengan isu rotasi (roling). Pegawai negeri tetap fokus bekerja seperti biasa," ujarnya.
Ia menambahkan, sebagai seorang ASN, penempatan atau penugasan di mana saja harus diterima dengan penuh tanggung jawab. "Kita mau ditempatkan di mana saja pun itu hal yang biasa," katanya menegaskan.
Bupati juga menjelaskan bahwa proses pergantian pejabat dalam lingkup Pemerintah Kabupaten Mimika adalah hal yang biasa, namun tetap dilaksanakan sesuai dengan aturan kepegawaian. Koordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan pihak terkait menyebabkan proses ini sedikit terlambat. Rencana rotasi yang semula dijadwalkan pada April belum terlaksana hingga saat ini.
Menurutnya, mutasi atau rotasi dalam lingkungan ASN bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas organisasi pemerintahan, dan ini adalah bagian dari upaya perbaikan sistem yang bersifat rutin.
.rec-desc {padding: 7px !important;} Konten ini diolah dengan bantuan AI.