BMKG Prediksi Curah Hujan Masih Tinggi Sepekan ke Depan, Dipengaruhi MJO dan Gelombang Tropis

kompas.tv
7 jam lalu
Cover Berita
Ilustrasi hujan lebat. (Sumber: ANTARA/Aloysius Lewokeda)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan dinamika atmosfer di Indonesia dalam sepekan ke depan masih dipengaruhi sejumlah fenomena cuaca yang dapat meningkatkan potensi hujan di berbagai wilayah.

Kondisi ini terjadi di tengah melemahnya pengaruh Monsun Australia serta meningkatnya aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO).

BMKG melalui laman bmkg.go.id menjelaskan, pengaruh Monsun Australia diprakirakan sedikit melemah seiring meningkatnya aktivitas MJO yang saat ini berada pada fase 3 atau Samudra Hindia dan mulai memberikan dampak terhadap wilayah Indonesia.

Kondisi tersebut membuka peluang masuknya massa udara lebih lembap dari perairan barat Sumatera sehingga kandungan uap air di sebagian wilayah Indonesia bagian selatan berpotensi meningkat kembali.

Meski demikian, secara umum pola Monsun Australia masih tetap berperan dalam mendukung awal musim kemarau di sejumlah wilayah Indonesia.

Baca Juga: Peringatan Dini Cuaca BMKG Besok 15-16 Mei 2026, Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Lebat

Sementara itu, aktivitas MJO secara spasial diprediksi melintasi sebagian wilayah Sumatera, Jawa, Sulawesi bagian selatan, hingga Papua.

Selain MJO, BMKG menyebut dinamika atmosfer dalam sepekan ke depan dipengaruhi sejumlah gelombang tropis.

Gelombang Kelvin yang bergerak ke arah timur diprakirakan aktif di sebagian wilayah Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

Sedangkan Gelombang Rossby Ekuatorial yang bergerak ke arah barat diprediksi aktif di Sumatera bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara.

Kombinasi berbagai gangguan atmosfer tersebut dinilai dapat meningkatkan suplai uap air sekaligus mendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah yang dilaluinya.

Kondisi ini membuat potensi hujan masih cukup tinggi di sejumlah daerah Indonesia dalam beberapa hari ke depan.

BMKG juga memprediksi terbentuknya sirkulasi siklonik di sekitar Selat Karimata, Selat Makassar bagian selatan, dan Laut Sulawesi.

Keberadaan sistem tersebut memicu terbentuknya daerah konvergensi dan konfluensi yang memanjang di sekitar pusat sirkulasi siklonik.

Penulis : Dian Nita Editor : Edy-A.-Putra

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • bmkg
  • potensi cuaca sepekan ke depan
  • hujan
  • prospek cuaca
  • prakiraan cuaca
  • cuaca hari ini
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pengakuan Jujur Bojan Hodak Jelang Persib Vs PSM Makassar
• 21 jam laluviva.co.id
thumb
Sudah Setahun Jalan, Ini Kata Danantara soal Belum Rilis Laporan Keuangan 2025
• 3 jam lalukatadata.co.id
thumb
Cegah Korupsi, Pengelolaan Dana Desa Akan Diterapkan Secara Non Tunai
• 2 jam lalurctiplus.com
thumb
Sempat Dirawat, Calon Haji Asal Probolinggo Meninggal di Tanah Suci
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
IRT Tukang Pijat di Palangka Raya Dibacok Tetangga, Kedua Tangan Nyaris Putus
• 18 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.