JAKARTA, KOMPAS.com - Kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghadirkan 103 sekolah swasta gratis dinilai menjadi solusi untuk mengatasi persoalan ijazah tertahan hingga anak putus sekolah akibat masalah biaya pendidikan.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Basri Baco mengatakan, persoalan pendidikan seperti tunggakan biaya sekolah yang memunculkan dua permasalahan tersebut saat ini masih banyak ditemukan di Jakarta.
“Kalau kita mau mencapai itu tidak boleh ada lagi anak putus sekolah, tidak sekolah karena orang tuanya tidak bayar, dan tidak boleh ada lagi ijazah yang tertahan,” kata Baco dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (14/5/2026).
Baca juga: Jejak Harapan di Kampung Pemulung Bekasi, Sekolah Gratis di Tengah Sampah
Terkait persoalan pendidikan gratis, Sekretaris DPD Golkar DKI Jakarta itu membahas isu tersebut dalam diskusi publik di markas partainya di Cikini, Jakarta Pusat, pada hari sebelumnya.
Dalam diskusi itu disampaikan bahwa pendidikan memiliki hubungan langsung dengan tingkat kesejahteraan masyarakat. Karena itu, peningkatan kualitas pendidikan harus menjadi prioritas pembangunan Jakarta.
“Hari ini Jakarta mau jadi kota global. Salah satu faktor yang ada adalah tingkat pendidikannya harus tinggi,” ujar Baco.
Baco itu menilai, solusi paling realistis untuk mengatasi persoalan pendidikan ialah menghadirkan sekolah swasta gratis.
“Saya bilang, solusinya cuma satu sekolah swasta gratis. Nggak ada solusi lain,” tegasnya.
Baca juga: Layanan Bus Sekolah Gratis Depok Ditambah, Ini Rincian Rutenya
Baco bahkan menyebut persoalan ijazah tertahan dan anak putus sekolah akan terus terjadi apabila kebijakan sekolah gratis tidak diperluas.
“Sampai kiamat kalau tidak ada sekolah gratis, masalah ini tidak bisa dipecahkan. Maka ijazah tertahan dan putus sekolah akan terus terjadi,” ucap dia.
Daftar 103 sekolah gratisSebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan DKI Jakarta menyiapkan 103 sekolah swasta gratis yang tersebar di lima wilayah administrasi Jakarta.
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengatakan, saat ini 40 sekolah telah menjalankan program tersebut hingga akhir tahun ajaran dan akan bertambah 63 sekolah mulai Juni 2026.
“40 sekolah baru sampai tahun ajaran ini sampai bulan Juni. Terus nanti mulai bulan Juni, tambahannya ada 63 sekolah. Jadi totalnya 103 sekolah,” ujar Nahdiana di Balai Kota Jakarta, Rabu (22/4/2026).
Baca juga: Sekolah Gratis di Jakarta Dinilai Belum Maksimal, DPRD Siap Panggil Disdik
Untuk menjalankan program itu, Pemprov DKI Jakarta mengalokasikan anggaran Rp 253,6 miliar.
Sekolah swasta yang dipilih diprioritaskan berada di kelurahan yang belum memiliki satuan pendidikan milik Pemprov DKI Jakarta agar akses pendidikan bisa menjangkau lebih banyak siswa.
Berikut daftar 103 sekolah swasta gratis di DKI Jakarta:
Jakarta Barat
Jenjang SMP:
SMP Muhammadiyah 32
SMP Al Inayah
SMP Al Hasanah
SMP Cindera Mata Indah
SMP Garuda
SMP Melania I
SMP Kembangan





