TABLOIDBINTANG.COM - Kylie Jenner mengungkap pengalaman berat yang ia alami saat mengandung putranya, Aire Webster.
Dalam penampilannya di siniar Therapuss milik Jake Shane, Kylie mengaku kehamilan keduanya jauh lebih sulit dibanding saat ia mengandung anak pertamanya, Stormi.
Wanita berusia 28 tahun itu mengatakan bahwa pada usia kandungan 12 minggu, ia tiba-tiba bangun tidur dan tidak bisa berjalan akibat nyeri saraf skiatik dan sakit punggung bagian bawah yang sangat parah.
“Aku mengalami sakit skiatik yang gila dan nyeri luar biasa di punggung bawah,” ungkap Kylie.
Bintang reality show The Kardashians itu juga mengungkap bahwa dokter memintanya menjalani bed rest hampir dua bulan setelah diketahui pembukaannya sudah mencapai tiga sentimeter.
“Ada banyak hal yang terjadi pada tubuhku. Aku sudah mengalami pembukaan tiga sentimeter selama sekitar satu setengah sampai dua bulan, bayinya seperti hampir keluar,” katanya.
Kylie juga mengungkap bahwa berat badannya naik hingga sekitar hampir 30 kilogram saat mengandung Aire. Jumlah itu lebih banyak dibanding kehamilan pertamanya saat mengandung Stormi yang membuat berat badannya naik sekitar 27 kg.
Untuk meredakan rasa mual selama kehamilan, pendiri Kylie Cosmetics itu mengaku sering menikmati es krim setiap malam serta makanan tinggi karbohidrat.
Kylie kemudian mengenang kehamilan pertamanya di usia 19 tahun. Ia mengaku sempat panik saat harus memberi tahu orang tuanya tentang kehamilannya.
Namun di balik rasa takut itu, Kylie merasa ada keyakinan kuat dalam dirinya untuk tetap menjalani peran sebagai ibu.
“Ada sesuatu dalam diriku yang tahu kalau aku memang ingin melakukan ini… bahkan jika harus menjalaninya sendirian,” ujarnya.
Ia juga kembali membahas keputusannya menyembunyikan kehamilan pertamanya dari publik. Menurut Kylie, keputusan tersebut memberikan tekanan emosional yang besar.
“Aku menangis selama tiga jam karena rasanya seperti ada beban besar di pundakku,” tuturnya.




