Menteri AS Yakin China Bakal Tekan Iran untuk Buka Selat Hormuz, Sebut Beijing Punya Kepentingan

kompas.tv
3 jam lalu
Cover Berita
Kapal kargo dan kapal angkut yang berlabuh di Selat Hormuz, Sabtu (18/4/2026). (Sumber: Associated Press)

WASHINGTON, KOMPAS.TV - Menteri Amerika Serikat (AS) yakin China bakal tekan Iran untuk buka Selat Hormuz.

Hal itu diungkapkan Menteri Keuangan AS Scott Bessent, Kamis (14/5/2026).

Pernyataan tersebut diungkapkan Bessent usai Presiden AS Donald Trump bertemu Presiden China Xi Jinping di Beijing.

Baca Juga: Trump Sebut Xi Jinping Janji Tak Kirim Peralatan Militer ke Iran, tapi China Tetap Inginkan Ini

Menurut Bessent, China juga memiliki kepentingan di Selat Hormuz.

“Sangat menguntungkan bagi mereka untuk membuka kembali selat itu,” tuturnya kepada CNBC.

“Saya pikir mereka akan bekerja di balik layar sejauh siapa pun memiliki pengaruh atas kepemimpinan Iran,” kata Bessent.

China adalah importir minyak mentah terbesar di dunia, dan seperti dilaporkan Badan Informasi Energi AS, sekitar 10 persen impornya berasal dari Iran, serta lebih dari setengahnya berasal dari Timur Tengah pada 2024.

Menurut Kementerian Keuangan AS, hampir seluruh ekspor minyak mentah Iran menuju China.

“China memiliki kepentingan lebih besar dalam membuka Selat (Hormuz) dibandingkan AS,” kata Bessent.

Penulis : Haryo Jati Editor : Desy-Afrianti

1
2
Show All

Sumber : CNBC

Tag
  • amerika serikat
  • china
  • iran
  • selat hormuz
  • menteri keuangan as
  • scott bessent
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Libur Panjang, Pengunjung Ragunan Diprediksi Tembus 100 Ribu Orang
• 22 jam laluidxchannel.com
thumb
Etnografi Ganja dalam Politik Kesehatan Indonesia
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Juru Sembelih asal Jakarta Ini Pernah Tangani 400 Sapi Kurban Sultan Brunei
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Polisi: Mahasiswi Unpad yang Dilindas Pemotor Masih Trauma
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Digelar Bulan Depan, Akhirnya Tanggal Pernikahan Jennifer Coppen Terungkap
• 16 jam lalucumicumi.com
Berhasil disimpan.