Al Ghazali pasang badan usai nama anaknya dijadikan bahan bercandaan menjadi salah satu berita populer pada Kamis (14/5). Selain itu, Ahmad Dhani buka suara soal Lita Gading juga jadi sorotan.
Berikut ini, kumparan telah merangkum sederet berita yang menyita perhatian sepanjang hari kemarin.
Al Ghazali Pasang Badan Usai Nama Anaknya Dijadikan Bahan CandaanZephora Ghazali, putri pertama Al Ghazali dan Alyssa Daguise, memang langsung jadi sorotan sejak kelahirannya. Sayangnya, kebahagiaan mereka sedikit terusik gegara nama Zephora malah dijadikan bahan candaan di jagat maya. Nggak tinggal diam, Al Ghazali langsung pasang badan membela sang istri dan anak kesayangannya.
Al menjelaskan kalau nama "Zephora" itu punya makna religius yang dalam, terinspirasi dari istri Nabi Musa. Ternyata, nama ini udah diidam-idamkan Al sejak kecil.
Ia pun mendukung Alyssa yang sebelumnya udah speak up duluan meminta netizen lebih bijak. Menurut Al, Alyssa memang sosok ibu yang super teliti soal nama anak dan punya aura keibuan yang kuat banget.
Ahmad Dhani soal Lita Gading: Dia Hoaks, Kejahatan Apa yang Saya Lakukan?Ahmad Dhani kembali bikin geger dengan komentar blak-blakannya soal Lita Gading. Musisi kondang ini tegas membantah semua tudingan psikolog tersebut tentang putrinya, SA, menyebutnya "hoaks" dan "bullying". Dhani merasa Lita Gading nggak punya dasar kuat untuk bicara masalah keluarga orang, apalagi sampai mengunggah konten yang menurutnya menyesatkan.
Merasa dirugikan, Dhani pun langsung membawa masalah ini ke ranah hukum. Ia melaporkan Lita Gading ke Polda Metro Jaya atas dugaan eksploitasi anak dan pelanggaran UU ITE, khususnya terkait kekerasan psikis terhadap SA. Dhani bahkan mempertanyakan, "Kejahatan apa yang saya lakukan?"
Kuasa hukum Dhani juga menegaskan kalau putri kliennya mengalami dampak psikologis dan sudah menjalani asesmen. Sementara itu, pihak Lita Gading bersikukuh bahwa unggahan tersebut murni edukasi, namun dibantah keras oleh Dhani yang menilai itu lebih ke arah provokasi dan stigmatisasi.
Aditya Zoni Ungkap Ketakutan Ammar Zoni Sebelum Kembali ke NusakambanganKabar Ammar Zoni yang kembali dipindahkan ke Lapas High Risk Nusakambangan pasca divonis 7 tahun penjara sempat bikin geger. Sang adik, Aditya Zoni, blak-blakan cerita soal momen pilu pemindahan Ammar yang terjadi subuh hari itu, tanpa sempat berkomunikasi langsung.
Aditya juga mengungkap curhatan bikin nyesek dari Ammar sebelum dipindahkan. Ammar mengaku trauma berat dengan Nusakambangan. "Bisa lumpuh gua lama-lama di sini," kata Ammar ke Aditya, lantaran kondisi tidur yang tidak nyaman dan akses sinar matahari yang super terbatas, cuma dua kali seminggu.
Meskipun Ammar tampak pasrah tapi jelas ada ketakutan mendalam di matanya. Pihak kuasa hukum menyebut pemindahan ini adalah prosedur untuk asesmen status high risk, dan keluarga berharap prosesnya cepat selesai agar Ammar bisa segera dipindahkan kembali ke Jakarta untuk proses "healing" yang lebih baik.
Okin Kecewa Dituding Tak Nafkahi Anak, Pengacara Ungkap soal KesepakatanKabar yang menyebut Niko Al Hakim alias Okin tak menafkahi anaknya dari Rachel Vennya sempat bikin panas jagat maya. Namun, kuasa hukum Okin, Axl Mattew, langsung memberikan klarifikasi, membantah tudingan tersebut dan mengungkap kesepakatan yang ada.
Axl blak-blakan kalau Okin kecewa banget karena di-framing seolah nggak bertanggung jawab. Padahal, nafkah bulanan Rp 50 juta itu selalu dipenuhi Okin. Nah, setelah Rachel menempati rumah Okin di Kemang, ada kesepakatan baru: pembayaran nafkah dikonversi jadi cicilan KPR rumah tersebut.
Jadi, Okin tetap bertanggung jawab penuh, hanya saja bentuknya berbeda. Polemik kepemilikan rumah mereka pun sudah berakhir, lho. Setelah rumah terjual Rp 4,1 miliar, Okin memastikan tak mengambil keuntungan, bahkan sisa uangnya digunakan untuk melunasi tanggung jawab ke anak dan mantan istrinya.
Dewi Perssik Tutup Pintu Damai dengan Pelaku Dugaan Pencatutan Nama di MedsosDewi Perssik atau yang akrab disapa Depe kini udah gerah banget dengan oknum yang menyalahgunakan identitasnya di media sosial. Kali ini, Depe tegas menutup pintu damai bagi terduga pelaku pencatutan nama di Facebook. Proses hukum pun terus berjalan, Depe sendiri sudah menjalani BAP di Polda Metro Jaya.
Depe merasa kesabarannya sudah habis. Ia menduga pelaku kali ini berani berulah karena melihat Depe sering memberi maaf di kasus-kasus sebelumnya.
"Mungkin mereka melihat kasus saya yang sebelumnya itu selalu dimaafkan. Jadi yang sekarang mungkin waktunya saya untuk memberikan pelajaran," ujarnya.
Didukung penuh oleh kuasa hukumnya, Sandy Arifin, Depe berharap langkah hukum ini bisa jadi efek jera dan peringatan keras bagi netizen agar lebih bijak bermedia sosial.
"Enggak ada kata maaf, sudah biar berproses lancar. Supaya tidak terjadi di teman-teman selebriti yang lain," tutup Depe.





