Jumlah Kendaraan Listrik yang Beroperasi di Bali Mencapai 14.318 Unit

bisnis.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, DENPASAR – Penggunaan kendaraan listrik di Provinsi Bali terus meningkat seiring dengan masuknya berbagai brand kendaraan baru.

Menurut data Pemerintah Provinsi Bali, Hingga 31 Maret 2026, jumlah kendaraan listrik di Bali tercatat mencapai 14.318 unit, terdiri atas 9.893 sepeda motor listrik dan 4.425 mobil listrik, dengan sebaran terbesar berada di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung.

Gubernur Bali Wayan Koster menjelaskan masifnya pertumbuhan kendaraan listrik di Bali tidak lepas dari Pergub Bali Nomor 48 Tahun 2019 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai yang mendorong penggunaan energi bersih di Bali.

Kebijakan tersebut sejalan dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali dalam menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali.

"Yang perlu saya tekankan, lingkungan yang bersih dan udara yang bersih adalah kebutuhan kita. Karena itu penggunaan kendaraan listrik harus terus didorong sebagai bagian dari menjaga alam Bali," kata Koster dikutip Jumat (15/5/2026).

Koster menegaskan bahwa sektor transportasi memiliki peran penting dalam menjaga Bali sebagai destinasi pariwisata dunia. Karena itu, sistem transportasi di Bali harus dikelola dengan baik, tertib, modern, serta ramah lingkungan.

Baca Juga

  • Wajib Pilah Sampah, Pemkab Denpasar Bagikan 75.260 Bag Komposter
  • Seluruh Jemaah Haji NTB Telah Berangkat ke Tanah Suci
  • Pembangunan Jalan Lenangguar-Lunyuk Kabupaten Sumbawa Rampung Akhir Mei 2026

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali I Kadek Mudarta memaparkan bahwa Pemerintah Provinsi Bali terus mendorong kebijakan transportasi rendah emisi melalui integrasi kendaraan listrik dalam sistem transportasi Bali. 

"Bali menjadi satu-satunya provinsi yang telah merespons percepatan kendaraan listrik melalui Pergub Nomor 48 Tahun 2019 serta Rencana Aksi Daerah Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) 2022–2026," kata Mudarta.

Pemprov Bali juga telah menerbitkan berbagai kebijakan pendukung, termasuk penggunaan kendaraan listrik untuk kendaraan dinas dan angkutan taksi.

Mudarta menambahkan, keberhasilan program elektrifikasi transportasi memerlukan dukungan lintas sektor, mulai dari pembiayaan kendaraan listrik, penyediaan SPKLU, peningkatan kompetensi SDM teknisi kendaraan listrik, hingga penguatan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan dan pelaku transportasi di Bali.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Digelar Bulan Depan, Akhirnya Tanggal Pernikahan Jennifer Coppen Terungkap
• 18 jam lalucumicumi.com
thumb
Ayu Aulia Akui Halusinasi Hingga Buat Unggahan Soal Bupati R
• 33 menit lalucumicumi.com
thumb
Blibli Gandng HAKII Dorong Pertumbuhan Pasar Gadget dan Aksesori Nasional
• 23 jam laluviva.co.id
thumb
Sergio Mattarella Mengecam Serangan terhadap UNIFIL di Lebanon dan Sebut Tidak Dapat Diterima
• 17 jam lalupantau.com
thumb
Angin Kencang dan Hujan Lebat di India Utara Tewaskan Sedikitnya 30 Orang
• 18 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.