Donald Trump Presiden Amerika Serikat (AS) mengungkapkan bahwa China telah menyetujui untuk membeli minyak dari AS. Hal itu disampaikan Trump dalam wawancara yang tayang di kanal berita Fox News pada, Kamis (14/5/2026) malam waktu setempat.
“Mereka telah setuju ingin membeli minyak dari Amerika Serikat, mereka akan pergi ke Texas, kita akan mulai mengirim kapal-kapal China ke Texas, Louisiana, dan Alaska,” ujar Trump, seperti dikutip dari CNBC.
Untuk diketahui, China merupakan pembeli minyak Iran terbesar dengan jumlah sekitar 90 persen dari ekspor minyak mentah Iran. China mengimpor sekitar 1,4 juta barel minyak Iran per hari pada tahun 2025, berdasarkan data yang diterbitkan pemerintah AS.
Di sisi lain, ekspor minyak mentah dan produk petroleum AS ke China turun drastis selama dua tahun berturut-turut sebesar 25 persen dibanding tahun sebelumnya, menjadi 237,8 juta barel tahun lalu. Ekspor minyak mentah AS ke China anjlok sebesar 95 persen dari tahun 2023, menjadi sekitar 8,4 juta barel pada tahun 2023.
Selain itu, Trump mengatakan China juga setuju untuk membantu AS dalam negosiasi dengan Iran terkait konflik kedua negara tersebut sejak 28 Februari. China tidak akan memasok persenjataan militer ke Iran serta menambahkan bahwa Xi Jinping Presiden China ingin Selat Hormuz kembali terbuka dan bebas biaya tol.
Trump dan Xi dijadwalkan untuk melanjutkan pertemuan mereka Jumat (15/5/2026) sekaligus mengakhiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) dua hari. Kedua pemimpin negara maju tersebut diperkirakan akan minum teh dan makan siang bersama sebelum para pejabat AS kembali ke Washington. (vve/bil/ipg)




