JAKARTA, KOMPAS.TV - Kasus gigitan ular weling kembali menjadi sorotan setelah dua pemuda di Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor menjadi korban. Dalam kejadian tersebut, seorang pemuda berinisial UZS (18) alias Umar meninggal dunia, sementara rekannya berinisial H (21) masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk mengenali perbedaan ular berbisa dan ular yang tidak berbisa. Salah satu yang paling sering membuat orang keliru adalah ular weling dan ular cecak belang karena keduanya memiliki pola belang hitam putih yang mirip.
Padahal, ular weling merupakan ular berbisa mematikan, sedangkan cecak belang tidak berbisa sama sekali. Berikut perbedaan ular weling dan cecak belang yang perlu diketahui.
Baca Juga: SKB Indonesia-Rusia Bahas Kerja Sama Migas hingga Nuklir, termasuk PLTN Modular Kecil
Perbedaan Ular Weling dan Cecak Belang
Meski sama-sama memiliki pola belang hitam putih, ular weling dan cecak belang sebenarnya memiliki banyak perbedaan. Ular weling merupakan ular berbisa mematikan, sedangkan cecak belang tidak berbisa dan relatif tidak berbahaya bagi manusia.
Secara ukuran tubuh, weling umumnya lebih besar dengan panjang yang dapat mencapai sekitar 1,5 meter. Tubuhnya tampak mengilap dengan pola belang hitam putih atau kekuningan yang melingkar hingga ke ekor.
Kepala weling juga terlihat menyatu dengan leher sehingga bentuknya kurang tegas. Sementara itu, cecak belang memiliki tubuh yang lebih ramping dan umumnya tidak lebih dari 1 meter.
Kepala ular ini terlihat lebih jelas dibanding lehernya, dengan bagian atas kepala berwarna hitam dan bagian bawah putih. Ekornya juga cenderung lebih meruncing.
Perbedaan lainnya terlihat dari habitat dan perilakunya. Weling lebih sering ditemukan di dataran rendah dekat sumber air serta aktif pada malam hari.
Penulis : Switzy Sabandar Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- Ular
- Ular berbisa
- Beda Ular Weling dan Cecak Belang
- Ular weling
- Cecak belang





