Mahendra Vijaya Jadi Dirut WIKA Gedung (WEGE), Ini Susunan Direksi Terbaru

bisnis.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Anak usaha PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. di bidang konstruksi gedung, yakni PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk. (WEGE), resmi menetapkan Mahendra Vijaya sebagai nakhoda baru.

Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar pekan ini, pemegang saham menyetujui penunjukan Mahendra Vijaya sebagai Direktur Utama menggantikan Hadian Pramudita.

Sejalan dengan itu, RUPST juga menetapkan susunan baru pada jajaran direksi lainnya, yakni Tomo Dwi Hasputro sebagai Direktur Operasi, Rohandi sebagai Direktur Keuangan, Human Capital & Manajemen Risiko, serta Wahyu Hadi Prasetyo yang menjabat sebagai Direktur QHSE dan Pemasaran.

Selain direksi, pemegang saham juga menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris dengan menetapkan Bambang Riswanda sebagai Komisaris Utama.

Manajemen WEGE menyatakan bahwa penyelarasan strategi bisnis dengan dukungan pengurus baru akan menjadi landasan penting bagi perusahaan. Fokus utama ke depan adalah memperkuat tata kelola yang transparan, disiplin pengelolaan risiko, serta efisiensi operasional.

Baca Juga : WEGE Kukuhkan Posisi di Konstruksi Gedung Berkelanjutan

Adapun, sepanjang 2025 emiten konstruksi gedung ini mencatatkan total kontrak atau order book mencapai Rp5,77 triliun. Jumlah tersebut terdiri dari kontrak baru sebesar Rp1,71 triliun dan kontrak lama (carry over) senilai Rp4,06 triliun.

Dari sisi performa keuangan, WEGE membukukan pendapatan Rp1,62 triliun dengan laba kotor sebesar Rp145 miliar pada tahun lalu. Hingga akhir 2025, perseroan mengelola posisi aset senilai Rp4,04 triliun dan ekuitas Rp1,97 triliun.

Direktur Utama WEGE periode sebelumnya, Hadian Pramudita, menyampaikan bahwa perseroan terus berupaya menjaga kesinambungan usaha melalui efisiensi operasional dan pengelolaan risiko yang lebih disiplin.

“Di tengah dinamika pasar konstruksi, perseroan terus memperkuat fundamental bisnis, menjaga stabilitas keuangan, serta mendorong langkah-langkah efisiensi dan perbaikan operasional,” ujar Hadian.

Berikut susunan pengurus WEGE hasil RUPST Tahun Buku 2025:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama: Bambang Riswanda

Komisaris: Alwandi Syam

Komisaris: Danis Hidayat Sumadilaga

Komisaris Independen: Joseph Prajogo

Komisaris Independen: Taufan Gestoro

 

Direksi

Direktur Utama: Mahendra Vijaya

Direktur Operasi: Tomo Dwi Hasputro

Direktur Keuangan, Human Capital & Manajemen Risiko: Rohandi

Direktur QHSE dan Pemasaran: Wahyu Hadi Prasetyo

---

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Marak Kecelakaan Kereta, KAI Jakarta Bakal Tutup 40 Perlintasan Liar Pada 2026
• 19 jam lalunarasi.tv
thumb
Influencer dan Pola Pikir Generasi Muda Indonesia
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Satu Pasien Meninggal saat Kebakaran di RSUD dr Soetomo Surabaya karena Penyakitnya
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Pemerintah Tegaskan Tak Larang Pemutaran Film Pesta Babi
• 20 jam laluokezone.com
thumb
Harga Minyak Stabil, Kabar dari Selat Hormuz Masih Jadi Fokus
• 8 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.