Demo Buruh Besar-Besaran, Pemerintah Warning Ekonomi Bisa Ambruk

cnbcindonesia.com
1 jam lalu
Cover Berita
Foto: Ribuan serikat pekerja di Samsung Electronics menghadiri aksi unjuk rasa di Korea Selatan pada Kamis (23/4/2026). Aksi ini digelar menjelang ancaman mogok kerja bulan depan yang berpotensi mengganggu pasokan chip, di tengah lonjakan permintaan akibat perkembangan kecerdasan buatan (AI). (REUTERS/Kim Hong-Ji)

Jakarta, CNBC Indonesia - Serikat pekerja Samsung Electronics di Korea Selatan mengatakan pada Jumat (15/5) waktu setempat, bahwa pihak perusahaan telah mengusulkan untuk melanjutkan pembicaraan tanpa syarat.

Hal ini diungkap beberapa hari setelah negosiasi yang dimediasi pemerintah mengenai skema gaji dan bonus gagal mencapai kesepakatan.


Serikat pekerja Samsung Electronics mengatakan pihaknya bersedia mengadakan pembicaraan setelah 7 Juni 2026. Namun, mereka menegaskan akan tetap mempertahankan rencana pemogokan kerja mulai 21 Mei 2026.

Hal ini dapat mengganggu proses produksi bagi produsen chip memori terbesar di dunia. Adapun pemogokan ini dilakukan di tengah krisis kelangkaap chip memori global yang telah berdampak pada lonjakan harga perangkat elektronik konsumen seperti HP, laptop, konsol game, dan peralatan rumah tangga.

Pilihan Redaksi
  • Cara Terbaru Blokir Banjir Iklan di HP Samsung, Pakai Teknologi AI
  • Cuan Besar! Setelah Wall Street, Bursa Korsel Tembus Rekor 8.000

Samsung Electronics membagikan pernyataan yang mengonfirmasi tawarannya untuk melakukan pembicaraan tanpa syarat, meskipun mereka tidak segera memberikan komentar lebih lanjut.

Serikat pekerja Samsung mengatakan pada Kamis (14/5) waktu setempat, bahwa mereka akan duduk untuk melakukan pembicaraan jika perusahaan tersebut mengajukan proposal terperinci yang membahas tuntutan serikat pekerja pada pukul 01.00 GMT atau 08.00 WIB pada Jumat (15/4) ini.

Para pejabat pemerintah Korea Selatan, termasuk perdana menteri dan menteri keuangan, telah menyuarakan kekhawatiran bahwa pemogokan di Samsung harus dihindari dengan segala cara. Pemerintah memperingatkan bahwa hal itu dapat menimbulkan risiko signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, ekspor, dan pasar.

Saham Samsung Electronics turun 2% pada perdagangan pagi setelah proposal perusahaan untuk pembicaraan tanpa syarat, dibandingkan dengan penurunan 1,1% pada indeks acuan KOSPI.


(fab/fab) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: CEO Nvidia Ikut Lawatan Trump ke China Bahas Bisnis & Chip AI

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
FIFA Resmi Hadirkan Kejutan di Final Piala Dunia 2026
• 4 jam laluviva.co.id
thumb
Dealer Mobil Bekas DSS Motor Berganti Nama Jadi Mobix, Ada Apa Nih?
• 20 jam lalumedcom.id
thumb
Harga Emas UBS dan Galeri24 Tumbang, Antam Masih Bertahan di Level Tinggi
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Camat Onolalu Walaupun Sarumaha Pimpin Rakor Lintas Sektor Tingkat Kecamatan
• 22 jam lalurealita.co
thumb
Pabrik Ban di Purworejo Terbakar, 350 Motor Hangus
• 21 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.