Pembiayaan Emas oleh Multifinance Sentuh Rp44,19 Triliun per Maret 2026

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai pembiayaan emas oleh industri multifinance menunjukkan tren yang positif. 

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, LKM, dan LJK Lainnya OJK Agusman mengungkapkan hingga kuartal I/2026, nominal pembiayaan emas tercatat sebesar Rp44,19 miliar.

“Untuk mendorong pertumbuhan pembiayaan emas, perusahaan pembiayaan dapat melakukan antara lain perluasan inovasi produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan penguatan kerja sama dengan mitra strategis,” tuturnya dalam lembar jawaban RDK OJK April 2026, dikutip pada Jumat (15/5/2026).

Agusman mengingatkan bahwa di tengah pembiayaan emas yang positif itu, perusahaan pembiayaan harus tetap menerapkan prinsip kehati-hatian, tata kelola yang baik, serta pelindungan konsumen.

Untuk diketahui, hingga Maret 2026 OJK mencatat piutang pembiayaan industri multifinance sebesar Rp514,09 triliun, tumbuh 0,61% (year on year/YoY). Pertumbuhan ini didukung oleh peningkatan pembiayaan modal kerja yang meningkat sebesar 6,15% YoY.

Adapun, laba industri multifinance pada Maret 2026 tumbuh 6,68% YoY mencapai Rp5,99 tiliun. Pertumbuhan laba tersebut  didorong oleh peningkatan pendapatan dan perbaikan kualitas pembiayaan.

Baca Juga

  • Pembiayaan Produktif Pinjol Tumbuh 23,40% Jadi Rp34,66 Triliun pada Kuartal I/2026
  • OJK: Pembiayaan Multifinance ke UMKM Tembus Rp160,60 Triliun Kuartal I/2026
  • Pembiayaan Konsumer Topang Intermediasi BSI Tumbuh Dua Digit per Kuartal I/2026

Diberitakan sebelumnya, salah satu multifinance yang memiliki produk pembiayaan emas yakni PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk. (WOMF) mengungkapkan dua hal utama yang mendorong penyediaan produk pembiayaan emas adalah karena tingginya permintaan pasar dan bisa meningkatkan volume penjualan perusahaan.

“Jadi, banyak masyarakat ingin berinvestasi logam mulia, tetapi tidak mampu beli secara tunai, sehingga cicilan membuka akses bagi segmen pasar menengah ke bawah,” ujar Direktur Keuangan WOM Finance Cincin Lisa Hadi kepada Bisnis, Kamis (9/10/2025).

Adapun pada 2026, WOM Finance menargetkan penyaluran pembiayaan emas sebesar Rp18 miliar. Untuk mencapai target tersebut, perseroan akan memperkuat retensi nasabah existing serta menjalin kolaborasi dengan pihak ketiga guna menjaring nasabah baru.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
RI Ekspor Pupuk Urea ke Australia, PM Albanese Telepon Prabowo Ucapkan Terima Kasih
• 3 jam laluidxchannel.com
thumb
Jelang Iduladha, Kambing Kurban Ramai-Rami Bersolek ke Salon Hewan di Cilacap
• 11 jam lalurctiplus.com
thumb
SONO Hotels & Resorts Asia Menandatangani Perjanjian untuk SONO Felice Bali Canggu, Memperluas Portofolio Lifestyle di Indonesia
• 51 menit lalumediaapakabar.com
thumb
Sinopsis Film Hokum, Raih Rating Tinggi di Rotten Tomatoes Sebelum Tayang di Indonesia
• 7 jam lalumedcom.id
thumb
Nissan Rugi Rp59 Triliun pada Tahun Fiskal 2025 Imbas Restrukturisasi
• 7 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.