Pantau - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menyiagakan petugas halte bus Shalawat selama 24 jam penuh guna memastikan kelancaran mobilitas jamaah calon haji Indonesia dari hotel menuju Masjidil Haram dan sebaliknya di Makkah.
Petugas Bantu Jamaah yang Kesulitan TransportasiPetugas halte bus Shalawat Ahmad Hajri mengatakan keberadaan petugas di lapangan sangat penting karena masih banyak jamaah calon haji yang mengalami kesulitan memahami sistem transportasi meski bus telah dilengkapi nomor rute.
“Banyak jamaah calon haji yang kesulitan berkomunikasi, bahkan sebatas untuk menghentikan busnya juga ragu. Oleh karena itu, kami hadir agar mereka bisa berangkat ke masjid tanpa kendala,” kata Hajri di Makkah, Jumat.
Mahasiswa Universitas Al-Azhar Mesir yang bertugas di Halte 3 Sektor 4 wilayah Syishah-Raudhah itu menjelaskan petugas tidak hanya membantu komunikasi jamaah, tetapi juga memastikan mereka turun di halte yang tepat agar tidak tersasar ke sektor lain.
Menurut Hajri, jarak antarkloter dan antarhalte yang cukup jauh menjadi tantangan tersendiri dalam pelayanan transportasi jamaah.
“Salah satu tugas utama kami adalah menghentikan bus yang datang dari masjid. Kalau jamaah telat turun, mereka bisa terbawa ke halte empat yang merupakan lokasi hotel jamaah asal Lombok. Itulah mengapa peran penjaga halte di sini sangat signifikan untuk melindungi jamaah,” ujarnya.
Bus Shalawat Layani 23 Rute di Lima WilayahPPIH telah mengatur sebanyak 23 rute bus Shalawat yang tersebar di 10 sektor pada lima wilayah utama di Makkah yakni Syishah, Raudhah, Misfalah, Jarwal, dan Aziziyah.
Setiap bus dilengkapi stiker nomor sesuai rute layanan untuk memudahkan jamaah mengenali tujuan perjalanan mereka.
Di setiap titik halte, petugas transportasi disiagakan secara intensif dengan sistem kerja bergiliran selama 12 jam untuk memastikan pelayanan kepada jamaah tetap berjalan optimal selama 24 jam penuh.
Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan pendampingan maksimal kepada jamaah calon haji Indonesia selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.




