Dalam deretan saham dengan penurunan jumlah investor terdalam, hingga urutan 20 teratas, terdapat empat saham yang berkaitan dengan komoditas emas.
IDXChannel—Simak 10 saham dengan penurunan jumlah investor terdalam sepanjang perdagangan April 2026. Pada periode ini, saham PT Karya Bersama Anugerah Tbk (KBAG) mencatatkan penurunan jumlah investor terdalam.
Ada 25.487 investor melepaskan kepemilikan pada KBAG. Jumlah ini setara dengan penurunan sebesar 89,95 persen dalam sebulan. Pada urutan kedua adalah PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang mencatatkan penurunan jumlah investor sebanyak 22.423 akun.
Jumlah itu setara dengan penurunan sebanyak 9,32 persen dalam sebulan. Pada urutan ketiga adalah PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL). Sebanyak 17.841 investor menjual saham BULL, setara penurunan investor 21,64 persen.
Berikut ini adalah 10 saham dengan penurunan jumlah investor terdalam sepanjang perdagangan April 2026:
- PT Karya Bersama Anugerah Tbk (KBAG) –25.487
- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) –22.423
- PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) –17.841
- PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) –12.537
- PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) –11.309
- PT Bhakti Agung Propertindo Tbk (BAPI) –9.962
- PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) –7.795
- PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) –7.533
- PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) –6.782
- PT GTS Internasional Tbk (GTSI) –6.510
Dalam deretan saham dengan penurunan jumlah investor terdalam, hingga urutan 20 teratas, terdapat empat saham yang berkaitan dengan komoditas emas. Yakni ANTM, ARCI, PSAB, dan EMAS.
PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) mencatatkan penurunan jumlah investor sebanyak 6.108 akun, setara dengan penurunan 17,89 persen dalam sebulan. PSAB menduduki urutan ke-11 sebagai saham dengan penurunan jumlah investor terdalam.
Disusul oleh PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) yang sahamnya dilepas oleh 3.790 investor, setara dengan penurunan jumlah Single Investor Identification (SID) sebesar 9,84 persen dalam sebulan.
Sebaliknya, dalam periode yang sama, saham PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS) mencatatkan penambahan jumlah investor terbanyak, yakni mencapai 49.701 akun, setara peningkatan 859,98 persen dalam sebulan.
Berikutnya adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang mencatatkan penambahan jumlah SID sebanyak 46.510 akun investor. Jumlah ini setara dengan peningkatan investor sebanyak 6,51 persen dalam sebulan.
Itulah deretan saham dengan penurunan jumlah investor terdalam sepanjang April 2026.
(Nadya Kurnia)





