Megatsunami 481 Meter Hantam Tempat Wisata, Peneliti Teriak Kiamat

cnbcindonesia.com
3 jam lalu
Cover Berita
Foto: Ilustrasi Tsunami. (Dok. Freepik)

Jakarta, CNBC Indonesia - Tsunami besar pernah menghantam Fjord Tracy Arm Alaska, tempat yang sering dikunjungi sejumlah kapal pesiar setiap harinya. Air setinggi 481 meter menyapu lokasi pada 10 Agustus 2025 akibat longsoran batu besar.

Penelitian yang dipimpin Dan Shugar dari Universitas Calgary menyebutkan kejadian itu dimulai pada 05:26 waktu setempat pada 10 Agustus 2025. Saat itu, tanah longsor sejauh 1 km ke gletser South Sawyer dan fjord sempit sepanjang 48 km yang menyebabkan tsunami besar terjadi, dikutip dari The Guardian, Rabu (13/5/2026).


Dennis Staley dari Survei Geologi AS mengatakan manusia telah lolos dari bencana besar. Hal ini mengingat seringnya kapal pesiar yang lewat di wilayah tersebut.

Sehari sebelumnya, dua kapal pesiar yang membawa ribuan penumpang diketahui berada di sana. Sementara satu kapl yang membawa lebih 100 penumpang juga dihadwalkan memasuki fjord beberapa jam setelah tsunami terjadi.

Pilihan Redaksi
  • Tsunami 100 Meter Hantam Ambon-2.000 Tewas, BMKG Ingatkan Ini

Dampak tsunami ini cukup besar, bahkan bagi manusia yang jauh dari tempat kejadian. Misalnya sekelompok pendayung yang berkemah di Pulau Harbor sejauh 55 km dari tempat kejadian melaporkan air menerjang tenda dan menyapu salah satu kayak dan perlengkapan lainnya.

Laporan lain berasal dari saksi di atas motor di No Name Bay, sekitar 50 km dari lokasi tanah longsor. Kabarnya gelombang setinggi 2-2,5 meter menerjang garis pantai dari arah Tracy Arm, gelombang berikutnya setinggi 1 meter juga ikut menghantam tempat tersebut.

Peneliti Teriak 'Kiamat'

Para peneliti menghubungkan kejadian ini dengan krisis iklim. Fenomena tersebut menyebabkan penyusutan glester, dan tanpa hal itu maka kemungkinan besar tanah longsor tidak akan menghasilkan gelombang besar tahun lalu.

"Tanpa penyusutan gletser cepat, tanah longsor kemungkinan besar tidak akan menghasilkan gelombang seperti itu karena longsoran akan menimpa es gletser atau tidak akan terjadi sama sekali," para peneliti menjelaskan.

Tsunami yang terjadi tahun lalu hanya kalah dari tsunami tertinggi di Teluk Lituya, Alaska. Kejadian pada 1958 menghasilkan tsunami setinggi 530 meter.


(fab/fab) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: CEO Nvidia Ikut Lawatan Trump ke China Bahas Bisnis & Chip AI

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Banjir Rendam 1.436 Rumah Warga di Bungo Jambi
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pengamat Optimis Timnas Indonesia Lolos dari Lubang Jarum “Grup Neraka” Piala Asia 2027
• 5 jam laluharianfajar
thumb
Alarm Energi Jerman, Musim Dingin Ekstrem Bisa Hantam 35 Persen Pasokan Gas
• 4 jam lalurepublika.co.id
thumb
Viral Merokok dan Main Gim saat Rapat Stunting, Anggota DPRD Jember Disidang Etik Gerindra
• 2 jam lalumatamata.com
thumb
Long Weekend, Polisi Tambah Personel di Dermaga Kepulauan Seribu
• 3 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.