Kabupaten Tangerang: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Provinsi Banten, menyiagakan fasilitas kesehatan (faskes) di tiga rumah sakit umum daerah (RSUD) di daerah itu sebagai upaya kesiapsiagaan dalam penanganan temuan kasus hantavirus.
"Kalau faskes-nya siap, tidak masalah. Penanganannya ada semua kalau untuk hantavirus ini," kata Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi di Tangerang, melansir Antara, Jumat, 15 Mei 2026.
Baca Juga :
Risiko Masuk Rendah, Dinkes DKI Tetap Imbau Warga Waspada Hantavirus"Antisipasinya sama seperti Covid-19. Jadi, perilaku penerapan Hidup Bersih dan Sehat. Jaga jarak, karena virus ini kan melalui kontak erat juga caranya," ujar dia.
Ia mengaku, hingga saat ini belum ditemukan adanya suspek atau temuan kasus hantavirus di Kabupaten Tangerang. Tapi, pihaknya akan tetap mewaspadai adanya temuan kasus ini. ?Gejala Terjangkit Hantavirus Menurut Hendra, gejala yang ditemui pada orang yang terjangkit hantavirus hampir mirip dengan orang yang sedang terkena infuenza, hal ini menyebabkan adanya kesulitan untuk mendeteksi temuan kasus di Kabupaten Tangerang.
?
?"Kalau flu tuh rata-rata mirip semua gitu gejalanya. Makanya kadang-kadang pelaporan khusus hantavirus itu kadang-kadang rumah sakit juga belum tentu melakukan, karena virus tuh gejalanya mirip semua," terangnya.
?
Ilustrasi virus. Foto: Medcom.id.
?Ia menjelaskan, bila ada temuan kasus hantavirus di Kabupaten Tangerang, seluruh rumah sakit dan pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) telah siap untuk melakukan penanganan pada orang yang terjangkit virus tersebut. ?Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Tangerang agar selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) untuk mengantisipasi terjangkit virus yang berasal dari hewan pengerat tersebut.
?
?"Selalu jaga jarak dengan orang yang sedang terkena flu, serta bila sedang terkena flu atau batuk dan pilek agar selalu mengenakan masker," kata dia.



