Amerika Serikat (AS) telah melahirkan banyak atlet bisbol hebat. Namun ada satu atlet bisbol yang dikenal bukan karena bakatnya, tapi karena sisi lainnya sebagai mata-mata.
Dikutip dari laman Central Intelligence Agency (CIA), pria itu bernama Morris 'Moe' Berg. Ia adalah seorang penangkap bola bisbol yang menggunakan berbagai bakatnya untuk kepentingan negara sebagai seorang perwira intelijen.
Moe lahir di New York City pada 2 Maret 1902. Ia mulai bermain bisbol sejak kecil. Ia berkuliah di Universitas Princeto. Setelah lulus kuliah pada 1923, Moe dikontrak oleh Brooklyn Dodgers.
Ia memulai kariernya sebagai pemain base pertama dan shortstop (pemain bertahan). Selain bakat dalam olahraga bisbol, ternyata Moe bisa berkomunikasi dengan beragam bahasa.
Di luar lapangan, Moe belajar bahasa Prancis di Sorbonne di Paris dan kemudian memutuskan untuk kuliah di Fakultas Hukum Universitas Columbia. Pada 1926, Moe bergabung dengan Chicago White Sox, dan mengubah posisinya dari shortstop menjadi catcher.
Ia menerima gelar sarjana hukumnya dan diterima sebagai anggota bar New York State pada 1928. Ia bergabung dengan firma hukum Satterlee dan Canfield dan terus bermain bisbol untuk White Sox.
Moe mengalami cedera lutut kanan pada tahun 1930, yang akhirnya membatasi waktu bermainnya. Pada 1931, Moe ditukar ke Cleveland Indians, dan kemudian ke Washington Senators.
(rdp/imk)





