Arab Saudi Balas Serangan Iran, Dari Operasi Militer hingga Pertempuran di Wilayah Sendiri 

erabaru.net
1 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia. Dua pejabat Barat dan dua pejabat Iran mengonfirmasi bahwa sebagai balasan atas serangan yang dialami di wilayah dalam negeri selama perang Timur Tengah, Arab Saudi pernah melancarkan beberapa serangan rahasia terhadap Iran. Hal ini menunjukkan bahwa langkah pertahanan Saudi terhadap rival utamanya di kawasan kini menjadi semakin keras.

Menurut laporan Reuters, ini adalah pertama kalinya dikonfirmasi bahwa Arab Saudi secara langsung melakukan aksi militer terhadap wilayah Iran.

Selain itu, menurut beberapa sumber yang mengetahui situasi tersebut, selama perang Iran berlangsung, jet tempur Saudi juga membombardir target-target di wilayah Irak yang terkait dengan milisi Syiah dukungan Teheran. Di saat yang sama, serangan balasan terhadap Irak juga dilancarkan dari wilayah Kuwait.

Untuk melaporkan insiden ini, Reuters mewawancarai tiga pejabat keamanan dan militer Irak, satu pejabat Barat, serta dua sumber yang mengetahui detail kejadian, salah satunya berada di Amerika Serikat.

Seorang pejabat Barat dan seorang sumber lainnya mengatakan bahwa jet tempur Angkatan Udara Saudi melancarkan serangan udara terhadap target-target milisi pro-Iran di wilayah perbatasan Saudi-Irak. Pejabat Barat tersebut mengatakan bahwa sebagian serangan terjadi sebelum dan sesudah gencatan senjata AS-Iran pada 7 April.

Menurut sumber tersebut, serangan-serangan itu menargetkan pangkalan yang sebelumnya digunakan untuk melancarkan serangan drone dan rudal terhadap Arab Saudi serta negara-negara Teluk lainnya.

Sumber Irak mengutip hasil evaluasi militer yang menyebutkan bahwa serangan roket setidaknya dua kali diluncurkan dari wilayah Kuwait menuju Irak. Salah satu serangan yang disebut terjadi pada April menghantam posisi milisi di Irak selatan, menewaskan sejumlah anggota bersenjata dan menghancurkan fasilitas komunikasi serta operasi drone milik milisi pro-Iran Kataib Hezbollah.

Reuters tidak dapat memastikan apakah roket yang ditembakkan dari Kuwait tersebut berasal dari angkatan bersenjata Kuwait atau dari pasukan militer AS yang ditempatkan di sana dalam jumlah besar. Militer AS menolak memberikan komentar, sementara Kementerian Informasi Kuwait dan pemerintah Irak belum segera menanggapi permintaan komentar.

Setelah Amerika Serikat dan Israel bersama-sama melancarkan operasi militer terhadap Iran pada akhir Februari, konflik juga meluas ke sejumlah negara Timur Tengah lainnya. Otoritas di Kuwait, Bahrain, dan Uni Emirat Arab melaporkan adanya serangan drone atau rudal Iran.

Sebelumnya, The Wall Street Journal mengutip sumber yang mengetahui situasi bahwa Uni Emirat Arab juga telah melancarkan serangan militer terhadap Iran. Hal ini menunjukkan bahwa UEA kini semakin bersedia menggunakan kekuatan militer untuk melindungi kekuatan ekonominya dan pengaruhnya yang terus berkembang di Timur Tengah. 

Sumber : NTDTV.com


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Detik-detik Dukun Cabul Ditangkap Polisi di Pati, Setubuhi Korban Bersama Istri
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Bareskrim Bongkar Narkoba di Karaoke B Fashion, Pemprov DKI Diminta Bertindak!
• 21 jam laluokezone.com
thumb
Trump Ungkap Presiden Xi Jin Ping Tawarkan Bantuan Menengahi Perdamaian dengan Iran
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Sempat Dirawat, Calon Haji Asal Probolinggo Meninggal di Tanah Suci
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Cara Mudah Mengunduh Video Facebook, dari Publik sampai Private
• 36 menit laluviva.co.id
Berhasil disimpan.