Probolinggo (beritajatim.com) – Lonjakan wisatawan saat libur panjang atau long weekend mulai memadati kawasan wisata Gunung Bromo via Kabupaten Probolinggo, Jumat (15/5/2026).
Kepadatan kendaraan bahkan sempat terjadi di sejumlah titik akses menuju kawasan wisata favorit tersebut.
Antrean kendaraan dilaporkan mengular mulai pintu tiket hingga persimpangan tiga Cemoro Lawang. Arus kendaraan dari arah Mentigen dan Seruni Point yang turun secara bersamaan disebut menjadi pemicu utama tersendatnya lalu lintas di kawasan tersebut.
“Iya betul, tadi sempat padat. Antrean tiket pertama, lalu di pertigaan Cemoro Lawang. Kendaraan dari Mentigen dan Seruni Point turun bersamaan,” ujar Umam, salah satu pengusaha jeep wisata Bromo saat dikonfirmasi, Jumat siang.
Meski tidak berlangsung lama, kepadatan kendaraan itu sempat membuat wisatawan tertahan di jalur utama menuju kawasan Bromo. Beruntung, kondisi dapat terurai dalam waktu sekitar 10 menit dan tidak sampai menyebabkan kemacetan total.
“Tidak sampai macet lama, sekitar 10 menitan. Tapi memang padat,” imbuhnya.
Meningkatnya arus wisatawan selama Mei 2026 ternyata membawa dampak besar bagi pelaku wisata di kawasan Bromo. Umam mengaku omzet usaha jeep wisata miliknya melonjak drastis dibanding bulan sebelumnya.
“Bulan Mei ini melonjak. Mungkin karena banyak hari libur panjang,” katanya.
Ia menyebut mayoritas tamu yang datang merupakan wisatawan lokal. Bahkan, kenaikan jumlah pelanggan disebut mencapai sekitar 70 persen dibanding periode biasa.
Lonjakan kunjungan ini sekaligus menunjukkan tingginya minat wisatawan terhadap Bromo saat momentum libur panjang. (rap/ted)




