Bedah Potensi E-Wallet Emas, Digadang Bisa Jadi Terobosan Baru Ekonomi Digital, Ini Tantangan dan Peluangnya

tvonenews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Indonesia sedang memasuki fase baru dalam perkembangan ekonomi digital. Dengan sistem pembayaran semakin terintegrasi, transaksi kini jadi lebih cepat, dan masyarakat mulai terbiasa menyimpan aset dalam bentuk digital. Dalam kondisi ini, emas ternyata dipandang tetap relevan sebagai instrumen penjaga nilai.

Saat ini, menurut pengamat, persoalannya bukan lagi soal tingkat kepercayaan masyarakat terhadap emas. Sebab secara sosial, emas sudah lama dikenal sebagai aset penyimpan nilai. Oleh karena itu, Konsultan Strategis Keuangan dan Perencanaan Bisnis, Heru Muara Sidik, menilai tantangan utamanya adalah bagaimana emas dapat masuk ke dalam ekosistem digital tanpa bertentangan dengan aturan mata uang, sistem pembayaran, dan perlindungan konsumen.

Ia pun memaparkan mengenai potensi e-wallet emas yang dinilai bisa menjadi terobosan baru dalam ekonomi digital. Untuk itu, Heru juga mengulas mengenai peluang dan tantangannya.

"E-wallet emas bukan berarti masyarakat bebas membayar barang dan jasa menggunakan emas sebagai pengganti Rupiah. Dalam kerangka hukum saat ini, Rupiah tetap wajib digunakan dalam setiap transaksi yang mempunyai tujuan pembayaran, penyelesaian kewajiban yang harus dipenuhi dengan uang, dan transaksi keuangan lainnya di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang," kata Heru melalui keterangannya, Jumat (15/5/2026).

Heru menjelaskan, model yang paling memungkinkan bukan menjadikan emas sebagai pengganti Rupiah, melainkan sebagai sumber nilai yang dikonversi ke Rupiah saat transaksi dilakukan.

Konsepnya, konsumen menyimpan saldo emas digital. Ketika melakukan pembayaran, sistem otomatis mengubah sebagian saldo emas menjadi Rupiah.

Merchant tetap menerima pembayaran dalam Rupiah, sementara fungsi emas berada pada sisi penyimpanan nilai.

"Model ini penting karena mampu mempertemukan tiga kepentingan sekaligus: menjaga kedaulatan Rupiah, memperluas inovasi keuangan digital, dan memberi masyarakat instrumen lindung nilai yang lebih mudah diakses," ujar dia.

Konsultan Strategis Keuangan & Perencanaan Bisnis, Heru Muara Sidik.
Sumber :
  • Istimewa

Peluang Industri Baru

Dari sisi bisnis, e-wallet emas dinilai dapat membuka rantai ekonomi baru di sektor keuangan digital. Ekosistem ini berpotensi melibatkan fintech, perbankan, layanan bulion, pedagang emas digital, kustodian, penyedia sistem pembayaran, hingga pelaku UMKM.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rebalancing MSCI Tekan IHSG, Analis Waspadai Koreksi ke 6.650
• 19 jam laluidxchannel.com
thumb
Benny Blanco Bongkar Kebiasaan Makan Selena Gomez:
• 12 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan di Sejumlah Wilayah, Jangan Lupa Payung
• 19 jam lalujpnn.com
thumb
Analisis Ekonomi IKA ISMEI: Mengapa Lokasi PSEL di Antang Lebih Ideal Dibanding Wilayah Lain?
• 15 jam laluharianfajar
thumb
Menteri KKP Resmikan Pabrik Pengolahan Ikan di Bintan, Fokus Benahi Hulu dan Prioritaskan Nelayan Lokal
• 20 jam lalumatamata.com
Berhasil disimpan.