Bisnis.com, JAKARTA — Polda Metro Jaya membentuk tim pemburu begal yang disiagakan selama 24 jam di sejumlah titik rawan kejahatan di wilayah hukumnya.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Iman Imanuddin mengatakan pembentukan tim tersebut dilakukan menyusul maraknya kasus pembegalan yang viral di media sosial.
Menurutnya, langkah itu menjadi bagian dari upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di Jakarta dan sekitarnya.
"Kami sudah siapkan Tim Pemburu Begal yang siap beraksi 24 jam untuk bersama-sama kita menjaga Jakarta lebih aman lagi," ujar Iman di Polda Metro Jaya, Jumat (15/5/2026).
Dia mengatakan kepolisian telah memetakan sejumlah titik yang dinilai rawan tindak kejahatan. Tim pemburu begal nantinya ditempatkan di lokasi-lokasi tersebut.
Adapun, tim tersebut terdiri atas personel Ditreskrimum Polda Metro Jaya bersama jajaran Polres dan Polsek.
Baca Juga
- BI DKI Jakarta Dukung UMKM Naik Kelas dan Siap jadi Eksportir
- Pramono: Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara
- Pramono Dampingi Gibran Cek Proyek MRT HI-Kota Tua, Sebut Target Rampung 2029
"Kami siapkan pada berbagai titik yang cukup rawan terjadi kejahatan. Karena dari berbagai kejadian yang terjadi, kami analisa dan kami menemukan titik-titik rawan kejahatan, dan di sana kami akan tempatkan tim kami," imbuhnya.
Iman juga meminta masyarakat ikut berperan dengan melaporkan tindak kejahatan melalui kanal pengaduan yang telah disediakan kepolisian. Menurutnya, laporan yang cepat akan mempermudah proses penanganan di lapangan.
"Kecepatan kami mendapat informasi akan membantu kami untuk cepat mengungkap perkara yang atau kejadian yang terjadi," pungkasnya.





