Menteri PU Pulangkan Dua ASN dari Jepang dan London karena Dugaan Suap dan Pelanggaran Etik

pantau.com
6 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Kementerian Pekerjaan Umum RI memanggil pulang dua aparatur sipil negara (ASN) yang sedang menjalani tugas belajar di luar negeri karena diduga terlibat kasus suap dan pelanggaran etik.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menyampaikan hal tersebut saat berada di Kabupaten Wonosobo.

Satu ASN dipanggil pulang dari Jepang terkait dugaan kasus suap.

Sementara satu ASN lainnya dipanggil dari London karena diduga menghina program Makanan Bergizi Gratis.

Menteri PU Soroti Etika ASN

Dody menegaskan perilaku kedua ASN tersebut tidak dapat dibenarkan karena setiap pegawai negeri memiliki kode etik yang wajib dijaga selama menjalankan tugas, baik di dalam maupun luar negeri.

Menurut Dody, ASN merupakan pelayan masyarakat yang seluruh pembiayaan gaji dan fasilitasnya berasal dari pajak rakyat.

“ASN itu ada kode etiknya. ASN itu dikasih makan oleh masyarakat. Masyarakat itu berbagai macam kategori, ada yang mampu dan ada yang tidak mampu. Kalau ada perilaku seperti itu, saya pikir akan melukai hati masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah,” ungkap Dody.

Ia menekankan bahwa ASN wajib menjaga kepercayaan publik karena seluruh fasilitas dan penghasilan mereka dibiayai negara.

Dody juga menegaskan setiap ASN harus menjaga nama baik institusi serta mematuhi aturan yang berlaku di mana pun bertugas.

Kementerian PU Akan Beri Pengarahan Penerima Beasiswa

Menteri PU meminta Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian PU, Bisma, untuk memberikan pengarahan kepada seluruh penerima beasiswa di lingkungan kementerian.

Pengarahan tersebut dilakukan untuk mengingatkan pentingnya menjaga perilaku, etika, dan kepatuhan terhadap aturan sebagai ASN.

“Saya minta kepada Kepala SDM Pak Bisma untuk men-zoom seluruh penerima beasiswa dari Kementerian PU supaya perilakunya diatur. ASN itu diatur oleh PP (Peraturan Pemerintah). Tolong jangan sampai kita sebagai ASN lupa bahwa sebetulnya kita ini pelayan masyarakat,” kata Dody.

Ia menegaskan setiap pegawai yang memilih menjadi ASN harus siap menaati aturan serta menjaga sikap dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PLN Indonesia Power Bidik Proyek PLTS 495 MW di Bangladesh
• 12 jam laluidxchannel.com
thumb
Komplotan Curanmor di Bangkalan Dibongkar, 3 Pelaku Ditangkap 1 Buron
• 20 jam lalurctiplus.com
thumb
Aset Berharga Timnas Indonesia di Brasil! Selain Welber Jardim, Ada 2 Diaspora Eligible Bela Garuda yang Berkarier di Negeri Samba
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Bukan Masalah Skill, Pemain Barcelona Ini Tak Masuk Timnas Swedia di Piala Dunia 2026 karena Kurang Sopan
• 17 jam laluviva.co.id
thumb
Kode Redeem FF Hari Ini, 15 Mei 2026: Klaim Skin AK47 Blue Flame Draco, Diamond, hingga Bundle Unik
• 18 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.