Jelang Laga Melawan PSM Makassar, Persib Bandung Terima Kabar Buruk akibat Ulah Oknum Bobotoh

harianfajar
1 jam lalu
Cover Berita

HARIAN FAJAR – Persib Bandung harus menanggung sanksi berat dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) akibat insiden kericuhan yang terjadi setelah laga kontra Ratchaburi FC pada 18 Februari 2026 dalam ajang AFC Champions League Two 2025/2026. Pangeran Biru dijatuhi denda Rp3,5 miliar serta hukuman penutupan stadion untuk pertandingan kandang di kompetisi Asia. Kabar buruk itu diterima jelang laga melawan PSM Makassar, Minggu (17/5/2026).

Keputusan ini diambil oleh AFC Disciplinary and Ethics Committee pada 13 Mei 2026 dan wajib dipenuhi dalam waktu 30 hari sejak putusan diterbitkan. Manajemen Persib Bandung menyatakan menerima sanksi tersebut dengan lapang dada, namun menyesali kerugian besar yang harus ditanggung baik secara finansial maupun reputasi klub.

“Nilai tersebut bukan angka kecil. Dana sebesar itu sejatinya dapat dialokasikan untuk penguatan fasilitas klub, pembinaan jangka panjang, peningkatan kualitas operasional, hingga memperkuat daya saing tim agar Persib dapat terus berkembang dan melangkah lebih jauh di level Asia,” jelas pernyataan resmi Persib Bandung.

Insiden yang Memicu Sanksi dan Tanggung Jawab Bobotoh

Pelanggaran disiplin yang dilakukan Persib Bandung terkait dengan kegagalan memastikan keamanan dan ketertiban selama pertandingan, akibat ulah segelintir oknum Bobotoh yang meluapkan kekecewaan berlebihan hingga memicu kericuhan pasca laga. Manajemen sangat menyayangkan tindakan tersebut karena merusak upaya positif yang selama ini dibangun oleh para suporter.

“Karena itu, sangat disayangkan ketika perubahan positif yang dibangun bersama selama bertahun-tahun justru harus dirugikan akibat tindakan segelintir oknum yang tidak bertanggung jawab,” terang Persib Bandung.

“Yang paling berat, konsekuensi besar ini pada akhirnya tidak ditanggung oleh pelaku secara pribadi, tetapi harus dipikul oleh klub serta jutaan Bobotoh lain yang selama ini menjaga PERSIB dengan penuh tanggung jawab dan kebanggaan,” lanjutnya.

Evaluasi dan Upaya Perbaikan untuk Masa Depan

Lebih jauh, Persib Bandung menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh aspek penyelenggaraan pertandingan, termasuk sistem keamanan, koordinasi panitia pelaksana, manajemen risiko pertandingan, serta langkah-langkah preventif agar kejadian serupa tidak terulang.

“Di sisi internal, PERSIB juga akan melakukan introspeksi dan evaluasi secara menyeluruh terhadap seluruh aspek penyelenggaraan pertandingan, termasuk sistem keamanan, koordinasi panitia pelaksana, manajemen risiko pertandingan, hingga langkah-langkah preventif lainnya agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang,” katanya.

“Persib memahami bahwa evaluasi dan perbaikan harus dilakukan secara berkelanjutan, termasuk terhadap aspek-aspek yang berada dalam tanggung jawab klub. Kami meyakini bahwa menjaga sepak bola yang aman dan bermartabat harus dimulai dari evaluasi terhadap diri sendiri, sekaligus diperkuat melalui kolaborasi seluruh pihak,” pungkas manajemen.

Ajakan Persib kepada Bobotoh untuk Bersama Maju

Persib juga mengajak Bobotoh untuk bersama-sama melakukan evaluasi demi menjaga kecintaan tulus terhadap klub yang menjadi kekuatan penting dalam perjalanan Persib di kancah Asia.

“Karena itu, momentum ini harus menjadi pembelajaran bersama agar energi besar yang dimiliki Bobotoh tetap menjadi kekuatan positif yang mampu membawa Persib semakin maju, semakin profesional, dan semakin membanggakan di level Asia,” beber Persib Bandung.

“Persib percaya bahwa cinta terhadap klub harus diwujudkan melalui tanggung jawab. Sebab sebesar apa pun dukungan yang diberikan, semuanya akan kehilangan makna ketika tindakan yang dilakukan justru merugikan perjuangan klub yang sama-sama kita cintai,” tutup pernyataan tersebut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tas Lululemon Dicuri Oknum Petugas Kargo Bandara, Kerugian Rp1 M
• 15 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Harga Emas Babak Belur Gara-gara The Fed Hingga Ekonomi AS
• 43 menit lalucnbcindonesia.com
thumb
Pasar “Long Weekend”, Rupiah Kian Tenggelam hingga Tembus Rp 17.600
• 13 jam lalukompas.id
thumb
Meski Lapaknya Dibongkar, Mahasiswa UNINUS Ketiban Untung dari Dedi Mulyadi usai Mengeluh Masalah Beasiswa RMP
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
RSUD Dr Soetomo Sudah Jalankan Prosedur Penanganan Kedaruratan
• 18 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.