HARIAN FAJAR, JAKARTA – Manchester United bergerak cepat mengamankan masa depan Michael Carrick setelah sukses membawa klub kembali ke jalur Liga Champions. Manajemen Setan Merah dikabarkan segera meresmikan Carrick sebagai manajer permanen dengan kontrak hingga 2028.
Menurut laporan The Athletic, Carrick telah menerima proposal kontrak berdurasi dua tahun dengan opsi tambahan satu musim hingga 2029 apabila mampu mempertahankan performa positif Manchester United.
Negosiasi antara kedua pihak kini memasuki tahap akhir. CEO MU Omar Berrada bersama Direktur Olahraga Jason Wilcox memimpin langsung pembicaraan tersebut dan sudah mendapat persetujuan dari co-owner klub, Jim Ratcliffe.
Manajemen berharap kesepakatan rampung sebelum laga kandang terakhir melawan Nottingham Forest di Old Trafford akhir pekan ini. Langkah itu sekaligus menjadi sinyal kuat kepada para suporter bahwa Carrick tetap menjadi sosok utama dalam proyek musim depan.
Carrick Ubah Wajah Manchester UnitedKeputusan mempertahankan Carrick tak lepas dari transformasi besar yang terjadi sejak ia mengambil alih kursi pelatih dari Ruben Amorim pada Januari lalu.
Saat itu, Manchester United tengah terseok-seok di papan tengah klasemen Premier League dan terancam gagal tampil di kompetisi Eropa. Namun dalam waktu singkat, Carrick berhasil membangkitkan performa tim.
Dari 15 pertandingan yang dipimpinnya, pria 42 tahun tersebut sukses membawa MU meraih 10 kemenangan, tiga hasil imbang, dan hanya dua kali kalah. Rentetan hasil positif itu mengantar The Red Devils naik ke posisi tiga klasemen sekaligus memastikan tiket Liga Champions musim depan.
Tak heran jika Carrick kini disebut menjadi kandidat terkuat untuk menduduki kursi manajer permanen Manchester United.
Staf Pelatih DipertahankanTak hanya Carrick yang diproyeksikan bertahan. Manajemen MU juga ingin menjaga stabilitas tim kepelatihan yang dinilai punya kontribusi besar dalam kebangkitan performa klub.
Steve Holland tetap dipertahankan sebagai asisten pelatih karena dianggap berperan penting dalam memperbaiki organisasi permainan tim. Selain itu, Jonathan Woodgate dan Jonny Evans juga masih masuk rencana jangka panjang klub.
Sementara itu, pelatih kiper Craig Mawson yang dipromosikan setelah pemecatan Ruben Amorim juga akan tetap menjadi bagian dari staf kepelatihan musim depan.
Setelah urusan kontrak Carrick selesai, Manchester United dikabarkan akan fokus mencari pelatih khusus set-piece. Langkah itu diambil untuk membenahi salah satu kelemahan terbesar tim musim ini.
Nama Andreas Georgson muncul sebagai kandidat utama. Ia sebelumnya pernah bekerja di MU sebelum direkrut Tottenham Hotspur oleh Thomas Frank pada awal musim ini.
Masuk Kandidat Manajer Terbaik Premier LeagueKesuksesan Carrick mengangkat performa MU juga membuat namanya masuk dalam daftar kandidat Manajer Terbaik Premier League musim ini.
Meski baru menangani tim selama 15 pertandingan dan masih berstatus interim, Carrick mampu menarik perhatian publik sepak bola Inggris lewat perubahan drastis yang terjadi di Old Trafford.
Ia akan bersaing dengan sejumlah nama besar seperti Mikel Arteta bersama Arsenal dan Pep Guardiola yang membawa Manchester City kembali bersaing dalam perebutan gelar juara.
Selain itu, ada pula Keith Andrews, Andoni Iraola, dan Regis le Bris yang tampil mengejutkan bersama klub masing-masing musim ini.
Keith Andrews sukses membuat Brentford tampil kompetitif meski kehilangan dua mesin gol utama mereka musim lalu. Di sisi lain, Regis le Bris membawa Sunderland menjadi tim promosi paling impresif sepanjang musim.





