JAKARTA, DISWAY.ID – Kabar mengejutkan dalam kunjungan delegasi Amerika ke Tiongkok 13-15 Mei lalu, di mana robongan Trump buang semua hadiah dari Tiongkok.
Semua hadiah yang diberikan oleh pihak Tiongkok ditingalkan oleh rombongan Donald Trump saat kembali meningglkan Beijing pada Jumat 15 Mei dengan pesawat Air Force One.
Sebelum menaiki Air Force One, staf Gedung Putih dan wartawan harus menyerahkan berbagai barang yang dikumpulkan selama perjalanan, termasuk telepon pribadi staf, lencana kredensial, dan pin kerah yang dikeluarkan oleh Tiongkok.
BACA JUGA:Anggota Secret Service Ditolak Masuk Temple of Heaven Saat Kawal Trump Bertemu Presiden Tiongkok
Semua barang-baranag tersebut dibuang ke tempat sampah yang disipkan sebelum para rombongan menaiki pesawat.
“Tidak ada barang dari Tiongkok yang diizinkan di pesawat,” tulis Emily Goodin, koresponden Gedung Putih untuk New York Post, dalam sebuah unggahan di X.
Dari foto-foto yang beredar, terlihat beberapa orang dalam delegasi pemerintah AS, termasuk Trump, direktur komunikasi Gedung Putih Steven Cheung, kepala eksekutif Apple Tim Cook, Jensen Huang dari Nvidia, dan agen Secret Service, semuanya mengenakan pin di kerah jas mereka.
Meskipun demikian Goodin tidak menjelaskan mengapa para pejabat dan wartawan harus membuang barang-barang tersebut, meskipun mungkin karena alasan keamanan.
BACA JUGA:Bukan McD, Xi Jinping Suguhkan Bebek Panggang dan Tiramisu untuk Trump
Meskipun pertemuan puncak tampak ramah, Tiongkok tetap menjadi musuh utama Amerika Serikat, mengingat kemampuan intelijen dan spionase canggihnya.
Pihak Amerika sendiri dan sekutunya telah lama menuduh Tiongkok melakukan spionase dan serangan siber.
Tidak mustahil akibat sejarah panjang tersebut, pihak Amerika percaya bahwa beberapa barang yang diberikan mungkin telah disadap, seperti yang telah dilakukan pemerintah sebelumnya.
BACA JUGA:Trump dan Xi Jinping Bertemu, Nasib Perang Dagang AS-China di Ujung Meja Negosiasi
Hal ini bisa saja masuk akal juga untuk berasumsi bahwa ponsel sekali pakai tersebut kemungkinan menjadi sasaran selama perjalanan.
Ponsel sekali pakai dirancang sebagai perangkat baru dan khusus yang dapat digunakan di tempat-tempat yang dapat diasumsikan akan terjadi serangan dan kemudian dibuang.
- 1
- 2
- »





