12 Kecamatan di Temanggung Berpotensi Kekeringan saat Kemarau

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Temanggung: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, memetakan sebanyak 12 dari 20 kecamatan di wilayah tersebut berpotensi rawan kekeringan pada musim kemarau 2026. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung Totok Nursetyanto menyampaikan, pihaknya terus melakukan langkah antisipasi untuk menghadapi potensi kekeringan pada musim kemarau tahun 2026.

"Berdasarkan pemetaan yang telah kami lakukan, 12 kecamatan menjadi prioritas penanganan," kata dia di Temanggung, Sabtu, 16 Mei 2026, melansir Antara.

Ia menyebutkan 12 kecamatan tersebut meliputi Kecamatan Pringsurat, Kaloran, Bulu, Kandangan, Selopampang, Tlogomulyo, Tembarak, Kranggan, Bejen, Candiroto, Gemawang, dan Jumo. Pemerintah daerah, kata dia, telah menyiapkan langkah penyaluran air bersih untuk wilayah terdampak apabila kondisi kekeringan mulai terjadi.

"Pemerintah daerah berharap koordinasi antara kecamatan, desa, dan masyarakat dapat berjalan baik sehingga dampak kekeringan tahun ini dapat diminimalkan," ujar dia.

Baca Juga :

Antisipasi Kemarau El Nino, Masyarakat Diminta Bijak Kelola Air
Dia menegaskan bahwa langkah antisipasi telah dilakukan sejak awal April 2026. Surat edaran juga sudah dikirimkan kepada para camat dan kepala desa agar segera melakukan kesiapsiagaan di wilayah masing-masing.

"Selain melakukan pemetaan terhadap daerah rawan kekeringan, kami juga sudah bersurat kepada para camat dan kepala desa untuk melakukan upaya antisipasi," katanya.

Petani menggunakan mesin pompa menyuplai air sungai ke lahan sawah untuk mengantisipasi tanaman padi terdampak kekeringan di pedalaman Kabupaten Aceh Besar. ANTARA FOTO/Ampelsa

Ia menuturkan meskipun saat ini di beberapa wilayah masih terjadi hujan pada malam hari, masyarakat tetap diminta waspada dan mulai bijak dalam penggunaan air bersih. Kesadaran masyarakat, kata dia, sangat penting untuk mengurangi risiko krisis air saat musim kemarau mencapai puncaknya.

"Harapannya masyarakat bisa lebih bijak dalam penggunaan air. Kemudian tampungan-tampungan air yang ada juga bisa dimanfaatkan, setidaknya untuk kebutuhan air bersih," jelas dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pengemis dan Manusia Gerobak di Trotoar Mampang Ditertibkan Usai Viral, Berapa Penghasilannya?
• 16 jam laluokezone.com
thumb
18 Mei Jadi Tanggal Bersejarah Realme
• 1 jam laluviva.co.id
thumb
Prabowo Hadiri Panen Raya Jagung di Tuban Bareng Polri hingga Petani Hari Ini
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
Warning Kemenhaj Terkait Pembayaran DAM, Jangan Bayar Lewat Calo
• 10 jam lalueranasional.com
thumb
Cuaca Sabtu 16 Mei 2026: Waspada Hujan Lebat di 9 Provinsi
• 11 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.