JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang kreator konten traveling, Chery Gus (38), ditipu seorang pria bernama Sadam yang mengaku pegawai Kementerian Perhubungan saat berada di Stasiun Duri, Jakarta Barat, Kamis (7/5/2026).
Chery bercerita, saat itu dia cukup lelah sehabis perjalanan dari luar kota. Hari itu dia hendak menjenguk seorang kerabat, lalu segera pulang untuk beristirahat.
Saat dia sedang transit di Stasiun Duri, beberapa orang menyapa Chery yang dikenal sering membagikan konten jalan-jalan di media sosial TikTok.
Baca juga: Menengok Kondisi Rumah Lawan Covid di Tangsel: Dulu Rawat Banyak Jiwa, Kini Tinggal Puing
Termasuk pria bernama Sadam. Dia duduk di samping Chery, mengaku pernah melihat kontennya.
Lalu, Sadam memberikan penawaran pada Chery, berupa akomodasi jalan-jalan mulai dari kereta api, pesawat, hingga kapal.
“Nah di situ dia bilang dari Kementerian Perhubungan. Dia bisa bantu untuk gue naik transportasi secara gratis,” jelas Chery kepada Kompas.com melalui telepon, Sabtu (16/5/2026).
Mengingat pekerjaannya yang sering mendapat penawaran kerja sama, Chery berpikir Sadam menawarkan hal serupa.
Dia yang sudah cukup lelah hari itu akhirnya menyetujui tawaran itu. Mereka pun bertukar nomor telepon setelahnya, dan Chery melanjutkan perjalanan menuju rumah sakit.
“Aku pikir tuh kayak endorse, yang oh mungkin nanti aku bikin video tentang si perhubungannya nih gitu ya. Aku ya oke-oke aja karena memang biar cepet itu omongan gitu,” kata dia.
Saat itu, Chery mengaku pikirannya tidak stabil. Dia merasa seolah sedang dihipnotis. Bahkan efeknya masih terasa sampai sekarang.
Baca juga: Kronologi Pria Tewas Dikeroyok di Tempat Biliar di Jakbar, Berawal dari Pacar Cekcok
Salah satu yang dia sadari adalah kebiasaannya yang cukup berhati-hati dan selalu menganalisis orang baru yang dia temui.
“Iya kayak gitu (hipnotis), otak nih kayak enggak bisa. Basanya gue juga analisa orang, cuma ini enggak tahu emang mungkin pulang dari luar kota capek, terus tidak fokus atau gimana,“ jelas dia.
Malamnya, Sadam menghubungi Chery lewat pesan WhatsApp. Dia mulai mengarahkan Chery untuk memberikan bayaran.
Sadam bilang, dia perlu sejumlah uang untuk proses administrasi. Namun, Sadam tidak menyebutkan nominal.