InJourney Perketat Pengawasan dan Keamanan Bandara Soetta Usai Kasus Pencurian Barang Ekspor

pantau.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pantau - PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) bersama Polres Bandara Soekarno-Hatta meningkatkan pengawasan dan sistem keamanan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, usai terbongkarnya kasus pencurian barang ekspor oleh oknum pekerja operator kargo.

Langkah tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut pengungkapan kasus pencurian ratusan tas merek Lululemon milik PT Pungkook Indonesia One di kawasan kargo bandara.

“Kami informasikan bahwa InJourney Airports dan Polres Bandara Soekarno-Hatta telah memperkuat aspek keamanan, dan telah berhasil mengungkap dugaan tindakan pencurian oleh oknum pekerja operator kargo,” ujar General Manager Bandara Soekarno-Hatta Heru Karyadi di Tangerang, Sabtu (16/5/2026).

InJourney Tegaskan Komitmen Keamanan Bandara

Heru mengatakan pihaknya terus meningkatkan standar keamanan, keselamatan, dan pelayanan demi memberikan kenyamanan kepada seluruh pengguna jasa bandara.

Ia juga mengapresiasi langkah Polres Bandara Soekarno-Hatta yang berhasil membongkar kasus pencurian tersebut.

“Kami berterima kasih kepada jajaran Polres Bandara Soekarno-Hatta yang senantiasa melakukan penegakan hukum di lingkungan bandara,” katanya.

Heru meminta seluruh pekerja dan perusahaan yang beroperasi di Bandara Soetta mematuhi aturan dan hukum yang berlaku.

Menurutnya, sistem keamanan bandara saat ini mampu mendeteksi berbagai aktivitas yang melanggar aturan.

“Jadi, kami imbau agar seluruh pihak untuk tetap mematuhi aturan yang berlaku saat ini,” tuturnya.

Polisi Tangkap Tiga Tersangka

Sebelumnya, Polresta Bandara Soekarno-Hatta berhasil membongkar sindikat pencurian barang ekspor berupa tas merek Lululemon di kawasan kargo bandara.

Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes Wisnu Wardana mengatakan tiga tersangka berinisial K, A, dan F telah diamankan pada 29 April 2026 di wilayah Karawaci, Kota Tangerang.

“Tiga orang tersangka berhasil diamankan terkait kasus pencurian dan penadahan barang ekspor berupa tas merk Lululemon,” ungkap Wisnu.

Polisi menyebut aksi pencurian tersebut telah berlangsung selama dua tahun dan menyebabkan kerugian perusahaan mencapai lebih dari Rp1 miliar.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Pamer Banyak Negara Ingin Beli Beras dan Pupuk dari Indonesia
• 2 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Polisi Temukan Siswi Karangasem yang Hilang dan Sempat Telantar di Denpasar
• 22 jam laludetik.com
thumb
Baleg DPR Target Rampungkan 4 RUU, Salah Satunya Masyarakat Adat
• 13 jam lalurctiplus.com
thumb
Trump Klaim AS Bisa Hancurkan Infrastruktur Iran dalam Dua Hari
• 1 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Langkah BK DPRD Jember Usai Syahri Disanksi Gerindra karena Merokok & Main Game
• 16 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.