Prabowo: Tidak Benar Saya Anti Mekanisme Pasar Bebas

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa dirinya bukan anti mekanisme pasar yang bebas. Dia menilai intervensi pemerintah diperlukan agar berpihak kepada masyarakat kecil.

Prabowo mengatakan dia masih menemukan pemodal besar yang hanya ingin mencari keuntungan sendiri. Menurutnya, Indonesia memiliki landasan Pancasila dengan asas kekeluargaan.

“Saya prihatin dengan peristiwanya bahwa ada seorang atau pimpinan pengusaha yang punya pemikiran-pemikiran yang jahat demi keuntungan yang besar. Ini tidak sesuai dengan dasar berdirinya republik kita,” tegasnya saat peresmian Museum Marsinah di Jawa Timur, Sabtu (16/5).

Prabowo pun meminta dukungan para pengusaha agar Indonesia menjadi negara incorporated, artinya seluruh pemangku kepentingan berkolaborasi dan bekerja sama dengan saling menguntungkan. Menurutnya, rakyat Indonesia adalah pemegang saham seluruh kekayaan bangsa.

“Jadi semua bangsa ini satu korporasi artinya seluruh rakyat Indonesia adalah pemegang saham dalam seluruh kekayaan bangsa Indonesia, berhak atas kekayaan tersebut dan semua pemimpin bertanggung jawab di setiap lapisan,” tegasnya.

Dengan demikian, Prabowo menilai jangan ada pejabat dan pengusaha yang ingin berkolusi menghilangkan hak rakyat atas seluruh kekayaan di Indonesia. Hanya saja, dia membantah bukan berarti dia tidak pro pasar bebas.

“Tidak bener bahwa saya anti mekanisme pasar bebas, hanya saya mengerti bahwa pasar bebas bisa diselewengkan, orang orang miskin suruh bersaing sama mereka pemodal sangat besar, enggak bisa, enggak mungkin itu,” tegas Prabowo.

Prabowo pun menyebutkan intervensi pemerintah tetap diperlukan di negara berasas Pancasila ini dan membela rakyat yang paling miskin.

“Kalau bahasa asingnya, bahasa karenanya itu affirmative action. Kalau mereka bisa affirmative action, kenapa kita tidak affirmative action untuk membela kita,” imbuhnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
WN Polandia Apresiasi Polisi Berhasil Tangkap Pencuri Ponselnya di Jakpus
• 23 jam laludetik.com
thumb
Pengeluaran Rumah Tangga Jepang Terus Turun Imbas Inflasi Meski Gaji Naik
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Diduga Senggolan Joget di Kafe, Satu Anggota TNI Tewas Ditembak Sesama Prajurit
• 5 jam laluliputan6.com
thumb
Hubungan China-AS bukan sekadar slogan, kata Wang Yi
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
Respons Anies Baswedan Terkait Putusan MK soal Ibu Kota Negara
• 3 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.