Usai Pertemuan dengan Xi Jinping, Trump Klaim China Setuju Beli 200 Pesawat Boeing

idxchannel.com
7 jam lalu
Cover Berita

Jika terealisasi, pesanan ini akan menjadi kesepakatan besar pertama Boeing dengan China dalam hampir satu dekade.

Usai Pertemuan dengan Xi Jinping, Trump Klaim China Setuju Beli 200 Pesawat Boeing. Foto: AP.

IDXChannel - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeklaim China telah setuju untuk membeli 200 pesawat jet Boeing, dengan potensi pesanan meningkat hingga sebanyak 750 unit. Dia menambahkan, pesawat tersebut akan menggunakan mesin dari GE Aerospace.

“Kesepakatan itu “mencakup sekitar 200 pesawat dan janji hingga 750 jika mereka melakukan pekerjaan dengan baik,” ujar Trump dilansir Reuters, Sabtu (16/5/2026).

Baca Juga:
Trump Klaim AS dan China Ingin Selat Hormuz Dibuka Kembali

Detail lebih lanjut, seperti jenis pesawat dan jadwal pengiriman, belum tersedia saat ini.

Jika terealisasi, pesanan ini akan menjadi kesepakatan besar pertama Boeing dengan China dalam hampir satu dekade, setelah produsen pesawat AS tersebut sebagian besar tersingkir dari pasar penerbangan terbesar kedua di dunia akibat ketegangan dagang antara Beijing dan Washington.

Baca Juga:
Wall Street Ditutup Anjlok usai Kunjungan Trump ke China Tak Hasilkan Terobosan Besar

Boeing menyatakan bahwa kesepakatan tersebut melibatkan “komitmen awal” untuk 200 pesawat dan berharap akan ada komitmen tambahan setelah tahap awal ini.

Perusahaan biasanya menggunakan istilah “komitmen” untuk merujuk pada kesepakatan awal yang belum difinalisasi dan belum dimasukkan dalam daftar pesanan resmi perusahaan.

Baca Juga:
Begini Ringkasan Singkat Pertemuan Trump dan Xi Jinping

Boeing juga mengatakan pihaknya kini menantikan untuk terus memenuhi permintaan pesawat dari China.

CEO Boeing Kelly Ortberg dan CEO GE Aerospace Larry Culp termasuk dalam rombongan eksekutif AS yang mendampingi Trump ke China, dengan harapan dapat mengamankan kesepakatan atau menyelesaikan sengketa bisnis.

Trump mengatakan pesanan Boeing dari China mencakup model 777 dan 737, dalam wawancara di acara Special Report with Bret Baier di Fox News.

Bagi China, pesanan besar seperti ini akan membantu memastikan kapasitas untuk terus mengembangkan pasar penerbangannya, terutama karena produksi pesawat domestik COMAC C919 masih belum memenuhi target ambisius.

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
RI Perkuat Kerja Sama Ekonomi dengan Belarus, Airlangga Dorong Implementasi Indonesia–EAEU FTA
• 19 jam laludisway.id
thumb
Momen Tito Dampingi Prabowo Resmikan Operasionalisasi 1.061 KDKMP
• 8 jam laludetik.com
thumb
Keluarga Ini Punya Pendapatan Pasif Rp2,72 M Sebulan
• 13 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
DWP Sulsel Bekali Anggota Keterampilan Public Speaking untuk Perkuat Peran Sosial
• 7 jam laluharianfajar
thumb
Vespa Edisi 80 Tahun Meluncur, Bawa Nuansa Hijau Klasik Era 1940-an
• 13 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.