Beda Pendapat Roy Suryo dan Ketum Joman soal KIP Dapat Buktikan Keaslian Dokumen

kompas.tv
3 jam lalu
Cover Berita
Roy Suryo (kiri), tersangka dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait ijazah Joko Widodo (Jokowi), dan Ketua Umum Relawan Joman Nusantara Bersatu Andi Azwan (kanan), dalam Kompas Petang Kompas TV, Sabtu (16/5/2026). (Sumber: Tangkapan layar Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Roy Suryo, tersangka kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), meyakini Komisi Informasi Pusat (KIP) dapat membuktikan keaslian dokumen.

Menurut Roy, salah satu tujuan pembentukan KIP adalah untuk pembuktian dokumen semacam itu.

Dia menyampaikan hal itu untuk menjawab pertanyaan apakah KIP dapat membuktikan keaslian dokumen usai pihaknya melakukan upaya gugatan melalui lembaga itu.

“Harus bisa. Karena itulah tujuan diadakannya Komisi Informasi. Sekali lagi, saya termasuk orang yang buat undang-undang, itulah lembaga itu dibuat untuk tujuan itu,” kata dia dalam dialog Kompas Petang Kompas TV, Sabtu (16/5/2026).

Pendapat berbeda disampaikan Ketua Umum Relawan Jokowi Mania (Joman) Nusantara Bersatu Andi Azwan, yang juga menjadi narasumber dalam dialog yang sama.

Baca Juga: Kubu Roy Suryo Tolak Minta Maaf, Ini Alasan Desak Kasus Ijazah Jokowi Dihentikan | KOMPAS PETANG

Ia berpendapat KIP tidak dapat membuktikan ijazah seseorang asli atau tidak. Menurutnya, yang dapat membuktikan adalah pengadilan.

“Mana bisa kalau membuktikan ijazah Pak Jokowi di KIP itu,” tegas Andi.

“KIP apakah badan hukum, ya. Pengadilan bisa membuktikan itu,” lanjutnya.

Ia menilai upaya yang dilakukan kubu Roy Suryo cs hanya bertujuan untuk mengulur-ulur waktu.

Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Edy-A.-Putra

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • roy suryo
  • andi azwan
  • ijazah jokowi
  • jokowi
  • Joman
  • relawan joman nusantara bersatu
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Tegaskan Bung Karno Milik Seluruh Bangsa: Maaf, Bukan Satu Partai!
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
WAMI Gelar RUA-LB 2026, Pilih Badan Pengawas Baru
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Pemprov DKI: Car Free Day di Jalan Rasuna Said Dievaluasi, Mulai Digelar Lagi Juni 2026
• 9 jam laluliputan6.com
thumb
Gara-gara WNI Asal Karawang Terlantar di Libya, Dedi Mulyadi Langsung Beri Pesan Tegas untuk Warga Jabar
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Sinergi KBRI-Desainer Blasteran, Batik Indonesia Guncang London
• 11 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.