Obsesi Terpendam Alex Tanque dan Ramon Tanque: Laga PSM Vs Persib Jadi Panggung Pamungkas Kedua Bomber Latin

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR — Di tengah panasnya persaingan gelar juara Super League 2025/2026 antara Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda, ada cerita lain yang diam-diam menyelimuti duel PSM Makassar kontra Persib Bandung di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Minggu (17/5/2026).

Cerita itu datang dari dua bomber Latin: Alex Tanque dan Ramon Tanque.

Dua striker dengan nasib berbeda, tetapi membawa obsesi yang sama besar menjelang laga krusial pekan ke-33 ini. Mereka ingin menjadikan pertandingan di Parepare sebagai panggung pembuktian terakhir musim ini.

Bagi Alex Tanque, duel melawan Persib bukan sekadar pertandingan biasa.

Laga ini terasa seperti kesempatan terakhir untuk membuktikan bahwa dirinya masih layak menjadi bagian penting PSM Makassar musim depan. Penyerang asal Brasil tersebut memang belum benar-benar memenuhi ekspektasi besar publik Pasukan Ramang sejak didatangkan.

Musim ini berjalan tidak mudah bagi Alex.

Ia beberapa kali kesulitan menemukan performa terbaiknya. Adaptasi permainan, tekanan suporter, hingga inkonsistensi lini serang PSM membuat kontribusinya belum benar-benar stabil. Namun momentum penting akhirnya datang ketika Alex sukses “pecah telur” dengan mencetak gol ke gawang Persib Bandung.

Gol tersebut seolah memberi napas baru bagi striker berusia 31 tahun itu.

Di tengah rumor perombakan skuad PSM musim depan dan kemungkinan eksodus sejumlah pemain asing, Alex Tanque sadar dirinya juga sedang berada dalam situasi penuh tanda tanya. Karena itu, pertandingan melawan Persib terasa sangat personal baginya.

Ia ingin menunjukkan bahwa dirinya masih pantas dipertahankan.

Terlebih, PSM Makassar juga membawa motivasi besar pada dua laga terakhir musim ini. Meski sudah aman dari ancaman degradasi, Pasukan Ramang tetap memburu posisi terbaik di klasemen akhir.

Atmosfer Stadion Gelora BJ Habibie pun diperkirakan akan menjadi panggung ideal bagi Alex untuk kembali membangun kepercayaan publik.

Apalagi Persib datang ke Parepare dalam kondisi tidak sempurna.

Maung Bandung dipastikan kehilangan beberapa pemain penting seperti Federico Barba dan Luciano Guaycochea akibat akumulasi kartu. Selain itu, Layvin Kurzawa juga masih dibekap cedera.

Bahkan pelatih kepala Persib, Bojan Hodak, tidak bisa mendampingi tim dari sisi lapangan karena hukuman akumulasi kartu kuning.

Situasi itu tentu membuka peluang bagi lini depan PSM untuk tampil lebih agresif.

Dan Alex Tanque tampaknya ingin menjadi sosok utama dalam momen tersebut.

Namun di sisi lain, Persib juga memiliki striker yang datang dengan obsesi besar sendiri: Ramon Tanque.

Jika Alex ingin menyelamatkan masa depannya di PSM, maka Ramon Tanque justru datang ke Parepare dengan mimpi membawa Persib Bandung selangkah lebih dekat menuju gelar juara.

Laga di GBH bisa menjadi salah satu panggung paling penting dalam perjalanan Persib musim ini.

Saat ini, Persib dan Borneo FC Samarinda masih bersaing ketat di papan atas klasemen. Setiap poin menjadi sangat menentukan dalam perebutan trofi Super League.

Karena itu, Ramon Tanque memahami betul bahwa pertandingan melawan PSM bukan sekadar laga tandang biasa.

Ia ingin menjadi pembeda.

Penyerang asal Brasil tersebut memang belum selalu menjadi sorotan utama di Persib musim ini. Namun keberadaannya tetap penting sebagai opsi lini depan, terutama ketika Persib membutuhkan kekuatan fisik dan duel udara dalam pertandingan ketat.

Dan laga di Parepare diprediksi akan berjalan keras.

PSM dikenal sangat agresif ketika bermain di kandang sendiri. Dukungan suporter, tekanan atmosfer stadion, serta intensitas permainan Pasukan Ramang sering membuat lawan kesulitan mengembangkan permainan.

Karena itu, Ramon Tanque kemungkinan akan menjadi salah satu senjata penting Persib untuk meredam tekanan sekaligus mencari gol krusial.

Persib sendiri sudah tiba di Parepare sejak Sabtu sore.

Pantauan di Stadion Gelora BJ Habibie menunjukkan skuad Maung Bandung datang sekitar pukul 17.26 Wita dan langsung disambut sejumlah fans yang membawa atribut Persib.

Tanpa kehadiran Bojan Hodak, rombongan Persib dipimpin asisten pelatih Igor Tolic.

Setelah tiba, para pemain langsung menjalani sesi official training di stadion. Latihan diisi dengan passing, sprint ringan, hingga simulasi permainan sederhana demi menjaga kondisi fisik pemain tetap prima.

Persib memang sengaja datang lebih awal ke Sulawesi Selatan untuk mengantisipasi kelelahan akibat perjalanan panjang menuju Parepare.

Menurut Bojan Hodak, keputusan tersebut diambil agar pemain memiliki waktu pemulihan yang cukup sebelum pertandingan penting ini.

“Situasi ini sangat penting karena laga melawan PSM bisa menjadi penentu langkah kami dalam perebutan gelar,” kata Hodak sebelumnya.

Kini, sorotan tertuju kepada dua sosok bernama “Tanque”.

Alex Tanque ingin menjadikan laga ini sebagai bukti bahwa dirinya belum habis bersama PSM Makassar.

Sementara Ramon Tanque datang membawa obsesi membantu Persib Bandung mengunci mimpi juara di tanah Sulawesi.

Dua striker Latin.

Dua ambisi berbeda.

Dan satu panggung besar bernama Stadion Gelora BJ Habibie yang siap menjadi saksi apakah malam di Parepare akan menjadi awal kebangkitan atau justru akhir dari perjalanan mereka musim ini.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wamendagri Ribka Tegaskan Pemerintah Pusat Hadir Pulihkan Situasi di Wamena
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Prabowo Resmikan 1.061 Kopdes Merah Putih di Nganjuk
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Awalnya Ingin Foto Bareng Dedi Mulyadi, Bocah Asal Tasikmalaya Ini Malah Nangis Histeris Saat Bertemu KDM
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Prabowo Guyon ke Jumhur Hidayat Saat Resmikan Museum Marsinah: Kapan Terakhir di Penjara?
• 10 jam laludisway.id
thumb
Ibu di Sragen Tak Kuasa Tahan Tangis Usai Rumahnya Direhabilitasi Satgas TMMD
• 6 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.