Bangkalan (beritajatim.com) – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bangkalan memasang target meraih 11 kursi DPRD pada pemilu mendatang. Optimisme itu disampaikan usai pelantikan 18 Pengurus Anak Cabang (PAC) PDIP se-Kabupaten Bangkalan.
Ketua DPC PDI Perjuangan Bangkalan, Lukman Hakim, mengatakan penguatan struktur partai hingga tingkat kecamatan menjadi langkah penting untuk memperbesar kekuatan politik PDIP di Bangkalan.
Selain penguatan organisasi, PDIP Bangkalan juga fokus melakukan regenerasi kader dengan memberi ruang lebih besar kepada generasi muda dalam kepengurusan partai.
“PDI Perjuangan khususnya di Kabupaten Bangkalan memang menginginkan generasi-generasi muda ini yang kemudian nanti menjadi pimpinan-pimpinan yang strategis untuk memberikan kebijakan-kebijakan strategis juga untuk kepentingan anak-anak muda,” ujarnya, Sabtu (16/5/2026).
Menurut Lukman, pengkaderan dilakukan agar generasi muda memiliki peran dalam politik nasional maupun politik kekuasaan. Harapannya, kebijakan yang lahir ke depan dapat lebih berpihak kepada anak muda, terutama dalam menghadapi Indonesia Emas 2045.
Ia menambahkan, PDIP Bangkalan juga tetap mengedepankan kedekatan dengan rakyat, ulama, dan kalangan pesantren sebagai bagian dari strategi politik partai. “Siapa yang dekat dengan rakyat, itu yang akan memenangkan dan didukung oleh rakyat,” katanya.
Lukman menyebut mayoritas kader PDIP Bangkalan berasal dari kalangan rakyat kecil dan memiliki basis massa di masing-masing wilayah. Karakter tersebut dinilai menjadi kekuatan utama partai yang harus dipertahankan.
Dalam penyusunan kepengurusan PAC, kader senior dan junior dipadukan untuk menjaga kesinambungan perjuangan partai. Sejumlah kader senior yang tidak masuk struktur DPC tetap dilibatkan di tingkat PAC. “Tidak ada keterputusan perjuangan. Anak-anak muda tetap perlu bimbingan dari senior-senior yang ada,” ungkapnya.
Untuk mencapai target 11 kursi DPRD, PDIP Bangkalan mengaku akan memperkuat sejumlah daerah pemilihan yang sebelumnya belum memiliki keterwakilan, termasuk di Kecamatan Kokop. “Yang namanya perjuangan harus optimistis. Harus yakin dulu,” pungkasnya. [sar/kun]




