TUBAN, KOMPAS.TV – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan 100 ton jagung hasil panen raya serentak dari program ketahanan pangan Polri, bakal diekspor ke Malaysia.
Listyo menjelaskan, pihaknya melaksanakan panen raya jagung serentak pada Sabtu (16/5/2026).
“Pada hari ini dengan dipimpin Bapak Presiden, kami akan melaksanakan panen raya jagung serentak kuartal II pada lahan seluas 189.760 hektare, dengan potensi hasil panen mencapai sekitar 1,23 juta ton,” jelasnya saat menyampaikan sambutan di kegiatan Panen Raya Jagung Serentak kuartal ke-2 di Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).
“Sebanyak 100 ton jagung hasil panen tersebut akan diekspor ke Malaysia melalui perbatasan Jagoi-Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat,” tambahnya, dipantau dari Breaking News Kompas TV.
Baca Juga: Polri Targetkan Bangun 1.500 SPPG pada 2026, Sekarang 736 Sudah Beroperasi
Ia menyampaikan, pihak koperasi membeli jagung hasil panen dari petani seharga Rp6.500 per kilogram, dan menjualnya seharga Rp7.000 per kilogram.
“Dengan demikian, diperoleh margin keuntungan sebesar 500 rupiah per kilogram,” lanjutnya.
“Secara khusus di Kabupaten Tuban, kami akan melakukan panen raya pada lahan seluas 101,5 hektare yang merupakan lahan perhutanan sosial,” tambahnya.
Lahan tersebut berasal dari empat gabungan kelompok tani (gapoktan), yaitu KTH Wonolestari, LMDH Jenggolo Manik, LMDH Wonomulyo, dan lahan PT Semen Indonesia.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- panen jagung polri
- kapolri
- polri
- panen raya jagung
- jagung polri
- Listyo Sigit Prabowo





