WHO Konfirmasi 10 Kasus Hantavirus di Seluruh Dunia, Risiko Penularan Rendah

okezone.com
13 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Jumat (15/5/2026) mengonfirmasi bahwa saat ini terdapat 10 kasus hantavirus di seluruh dunia. Angka ini turun dari 11 kasus yang dilaporkan sebelumnya, setelah satu orang yang diduga terinfeksi hantavirus dipastikan negatif.

Maria Van Kerkhove, Direktur Departemen Kesiapsiagaan dan Pencegahan Epidemi dan Pandemi WHO, mengatakan bahwa jumlah sebelumnya termasuk satu individu yang hasil tesnya tidak meyakinkan.

“Kami telah menerima konfirmasi lebih lanjut dari Amerika Serikat bahwa orang tersebut negatif,” ujarnya.

Baca Juga :
Mengenal 2 Jenis Hantavirus: Andes Virus dan Seoul Virus, Mana Lebih Berbahaya?

Delapan kasus telah dikonfirmasi melalui laboratorium, sementara dua kasus diklasifikasikan sebagai kemungkinan, menurut WHO.

Tiga orang telah meninggal sejak wabah dimulai di MV Hondius, kapal pesiar mewah Belanda yang berangkat dari Argentina untuk ekspedisi kutub. Kapten dan 26 awak kapal tetap berada di atas kapal dan terus dipantau.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, menegaskan kembali bahwa "risiko" bagi populasi global adalah "rendah". Tedros mengonfirmasi bahwa saat ini tidak ada individu yang menunjukkan gejala di atas kapal.

Baca Juga :
Asal Mula Hantavirus, Virus Lama yang Kini Kembali Merebak

Namun, karena masa inkubasi yang panjang – yaitu enam minggu – Tedros memperingatkan bahwa "lebih banyak kasus mungkin akan dilaporkan dalam beberapa hari mendatang seiring kembalinya penumpang ke negara mereka". Para penumpang akan dikarantina dan diuji di fasilitas khusus atau di rumah, tambahnya.

“Ini tidak berarti wabah meluas; ini menunjukkan bahwa langkah-langkah pengendalian berhasil, pengujian laboratorium sedang berlangsung, dan orang-orang dirawat dengan dukungan dari pemerintah mereka,” kata Tedros, sebagaimana dilansir Al Jazeera.

Kerkhove mengatakan bahwa jenazah seorang penumpang yang meninggal masih berada di atas kapal, dan WHO sedang bekerja sama dengan kapal tersebut untuk memastikan penanganan jenazahnya yang tepat. Ia menambahkan bahwa WHO juga bekerja sama dengan para ahli di Argentina, Cile, dan Uruguay untuk memahami wabah dan penyebarannya.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Listyo Sigit Sebut Polri Bangun 33 SPPG di Daerah 3T
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Pejabat ke Luar Negeri Tak Hadiri Acara Kopdes, Prabowo: Dicatat ya!
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
BPBD Babel Imbau Nelayan Tidak Melaut hingga Juni
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Prabowo Sedih: Pejabat yang Saya Angkat, Menyeleweng dan Mencuri Uang Rakyat
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Prabowo Resmikan 1.061 Kopdes Merah Putih, Catat Pejabat yang Absen
• 23 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.