Banyuwangi Menuju Kota Cerdas Berkelanjutan

republika.co.id
13 jam lalu
Cover Berita
REPUBLIKA.CO.ID, BANYUWANGI, – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi di Jawa Timur terus berkomitmen untuk bertransformasi menjadi kota cerdas yang inklusif, hijau, inovatif, dan berkelanjutan. Langkah ini dipaparkan oleh Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, dalam persiapan menuju The 9th ASEAN Smart Cities Network (ASCN) Annual Meeting di Jakarta beberapa hari lalu.

Banyuwangi telah diundang oleh Kementerian Dalam Negeri untuk memaparkan program Smart Kampung yang diharapkan menjadi salah satu praktik terbaik dalam penerapan Smart City pada pertemuan tahunan ASCN yang akan berlangsung Juli mendatang. Jaringan Kota Pintar ASEAN (ASCN) merupakan organisasi kolaboratif antarkota di sepuluh negara anggota ASEAN untuk mendorong pembangunan perkotaan yang cerdas, berkelanjutan, dan inklusif.

Menurut Ipuk, keikutsertaan dalam ASEAN Smart Cities Network membuka peluang bagi Banyuwangi untuk memperluas jejaring kerja sama yang lebih konkret, baik dengan kota-kota anggota ASCN, sektor swasta, maupun mitra pembangunan melalui skema sister city. "Bagi Banyuwangi, ASCN tidak hanya penting sebagai forum berbagi pengalaman, tetapi juga sebagai pintu untuk membuka kolaborasi nyata di berbagai bidang," tuturnya.

Budi Santoso, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Banyuwangi, menjelaskan bahwa program Smart Kampung yang dikembangkan di Banyuwangi merupakan program pengembangan desa terintegrasi. Program ini menggabungkan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dengan kegiatan ekonomi produktif, ekonomi kreatif, peningkatan pendidikan-kesehatan, pelayanan publik, dan upaya pengentasan kemiskinan.

"Program Smart Kampung memudahkan pelayanan publik hingga tingkat desa, yang dipadu dengan pemberdayaan masyarakat, dan ujungnya adalah meningkatkan kesejahteraan sosial ekonomi warga," ujar Budi. Ia menambahkan, program Smart City Banyuwangi tidak hanya berhenti pada proses digitalisasi layanan publik, tetapi juga mendorong ekonomi digital, di mana UMKM didorong untuk lebih adaptif dalam mengembangkan ekosistem digital.

.rec-desc {padding: 7px !important;} Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Alex Marquez Menang Sprint, Klasemen MotoGP 2026 Langsung Berubah Drastis
• 6 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Presiden Prabowo Bongkar Rahasia Unik Angka Tersebut
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Leo/Daniel Melaju ke Final Thailand Open 2026, Selangkah Lagi Rebut Gelar
• 20 jam lalumedcom.id
thumb
Program Prabowo Resmi Jalan, 126 Koperasi Desa di Gresik Siap Gerakkan Ekonomi
• 14 jam laluberitajatim.com
thumb
Prabowo Apresiasi Peran Polri di Bidang Swasembada Pangan
• 21 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.