VIVA – Kursi panas pelatih utama Manchester United akhirnya hampir menemukan pemilik tetapnya. Setelah berbulan-bulan penuh spekulasi, Setan Merah dikabarkan sudah mencapai kesepakatan untuk menunjuk legenda klub, Michael Carrick, sebagai manajer permanen mulai musim depan.
Kesepakatan tersebut disebut tinggal menunggu proses administrasi dan pertukaran kontrak sebelum diumumkan resmi dalam waktu dekat. Carrick akan menandatangani kontrak berdurasi dua tahun dengan opsi perpanjangan satu musim tambahan.
Kabar ini sekaligus menjadi jawaban atas transformasi mengejutkan Manchester United sejak Carrick mengambil alih kursi pelatih sementara menggantikan Ruben Amorim yang dipecat pada Januari lalu.
Di bawah tangan dingin pria berusia 44 tahun itu, performa United berubah drastis. Klub yang sempat terpuruk di papan tengah kini justru sukses mengamankan tiket Liga Champions dan bahkan berpeluang finis di posisi ketiga klasemen jika mampu menghindari kekalahan saat menghadapi Nottingham Forest pada laga terakhir musim ini.
- REUTERS
Perubahan cepat itulah yang membuat manajemen klub akhirnya yakin memberikan kepercayaan penuh kepada Carrick.
Laporan internal menyebut jajaran petinggi klub, termasuk CEO Omar Berrada dan direktur sepak bola Jason Wilcox, merekomendasikan langsung nama Carrick kepada pemilik klub, INEOS.
Keputusan itu pun disebut sudah mendapat lampu hijau dari hierarki tertinggi klub.
Awalnya, manajemen Manchester United memang membuka peluang mencari pelatih baru dari luar. Beberapa nama sempat masuk radar, mulai dari Thomas Tuchel hingga Carlo Ancelotti. Namun satu per satu opsi menghilang. Tuchel memilih bertahan, sementara Ancelotti resmi melanjutkan proyeknya bersama tim nasional Brasil.
Di sisi lain, Carrick terus memberikan hasil di lapangan. Momen penting yang mulai mengubah pandangan publik terjadi ketika Manchester United menaklukkan Arsenal di Emirates Stadium lewat gol dramatis Matheus Cunha. Kemenangan itu dianggap sebagai sinyal bahwa Carrick bukan sekadar solusi sementara.
Setelah itu, United terus tampil konsisten. Mereka bahkan sempat meraih enam kemenangan dari tujuh pertandingan, termasuk kemenangan penting atas rival perebutan tiket Liga Champions seperti Chelsea, Brentford, dan Liverpool.
Dukungan terhadap Carrick juga datang langsung dari ruang ganti. Sejumlah pemain utama seperti Bruno Fernandes, Kobbie Mainoo, Casemiro, hingga Amad Diallo dikabarkan secara terbuka meminta klub mempertahankan Carrick.





