Tagihan Listrik Bengkak Meski Tarif Tidak Naik, Ini Penjelasannya

bisnis.com
9 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - PT PLN (Persero) mengajak masyarakat untuk memahami pola konsumsi energi serta berbagai komponen yang memengaruhi pembayaran listrik sehingga masyarakat dapat mengelola penggunaan listrik secara lebih bijak, efisien, dan sesuai kebutuhan sehari-hari.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Gregorius Adi Trianto menjelaskan bahwa jumlah pembayaran listrik pelanggan dapat berbeda pada tiap periode maupun transaksi karena dipengaruhi oleh tingkat pemakaian energi listrik dan sejumlah komponen biaya yang berlaku sesuai ketentuan di masing-masing wilayah.

“PLN mendukung pelanggan memahami bahwa pembayaran listrik tidak hanya dipengaruhi tarif listrik, tetapi juga pola penggunaan energi serta komponen lain yang mengikuti ketentuan pemerintah daerah maupun regulasi yang berlaku. Dengan pemahaman tersebut, pelanggan dapat lebih mudah mengatur konsumsi listrik sesuai kebutuhan,” ujar Gregorius, dikutip dari siaran pers, Minggu (17/5/2026).

Dia menambahkan, tarif listrik rumah tangga tidak mengalami perubahan sejak Juli 2022. Oleh karena itu, apabila terdapat perbedaan jumlah pembayaran, hal tersebut umumnya dipengaruhi oleh perubahan pola konsumsi listrik maupun komponen biaya lainnya.

Cara Menghitung Tagihan Listrik 

Pada layanan pascabayar, total tagihan listrik dihitung berdasarkan jumlah pemakaian energi listrik (kWh) yang tercatat pada meter pelanggan, kemudian ditambah komponen lain seperti pajak penerangan jalan (PPJ) yang besarannya berbeda di tiap daerah, materai, serta pajak pertambahan nilai (PPN) untuk golongan tertentu.

Sementara pada layanan prabayar, nominal token listrik yang dibeli pelanggan tidak seluruhnya langsung dikonversi menjadi energi listrik. Sebagian terlebih dahulu dialokasikan untuk pembayaran PPJ sesuai ketentuan pemerintah daerah, kemudian sisanya dikonversi menjadi jumlah kWh yang dapat digunakan pelanggan.

Baca Juga

  • Heboh Isu Penyesuaian Tarif Listrik, Bahlil: Belum Ada Kenaikan
  • PLN Tebar Diskon Tarif Listrik Melalui PLN Mobile, Ini Cara Dapatnya!
  • Tarif Listrik April-Juni 2026 Tidak Naik, Ini Daftarnya

Sebagai ilustrasi, pelanggan daya 2.200 VA yang membeli token listrik senilai Rp200.000 akan dikenakan PPJ Jakarta 2,4% sehingga nilai yang dikonversi menjadi listrik Rp195.200. Dengan tarif listrik Rp1.444,70 per kWh, pelanggan akan memperoleh 135 kWh energi listrik.

Pada sistem pascabayar, perhitungannya juga tetap mengacu pada jumlah pemakaian energi listrik. Artinya, apabila penggunaan listrik pelanggan berada di 135 kWh, maka total tagihan yang dibayarkan juga akan sama setelah ditambahkan komponen PPJ sesuai ketentuan yang berlaku.

Pelanggan kini dapat memantau histori penggunaan listrik dan riwayat pembelian token secara lebih mudah melalui aplikasi PLN Mobile. Selain itu, pelanggan pascabayar juga dapat memanfaatkan fitur Swacam (Swadaya Catat Angka Meter) untuk melakukan pencatatan angka meter secara mandiri sebagai bentuk kontrol terhadap pemakaian listrik bulanan.

Melalui fitur Swacam di PLN Mobile, pelanggan pascabayar dapat melakukan pencatatan angka stand meter dengan membuka menu Swacam, memilih ID Pelanggan, mengambil foto angka stand meter pada kWh meter, lalu mengirimkan hasil pencatatan melalui aplikasi sesuai periode yang ditentukan. Fitur ini membantu pelanggan memantau kesesuaian pemakaian listrik secara lebih transparan.

“Melalui pemahaman yang lebih baik terhadap pola konsumsi dan komponen pembayaran listrik, pelanggan dapat memanfaatkan energi listrik secara lebih efisien, nyaman, dan sesuai kebutuhan sehari-hari,” kata Gregorius.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bersenggolan saat Joget di Kafe, Anggota TNI Ditembak Rekan Sendiri
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Dosen Matematika Jadi Kaya Raya Usai Praktekan Ilmunya di Investasi
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Prabowo Ungkap Australia-Brasil Antre Beli Pupuk Urea dari Indonesia
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Xiaomi Batalkan Ponsel Tipis Rival iPhone Air karena Dinilai Kurangi Pengalaman Pengguna
• 4 jam lalupantau.com
thumb
Surat Siswa Kelas V ke Prabowo Viral, Isi Pesannya Bikin Publik Tersentuh
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.