JAKARTA, KOMPAS.com - Kawasan Blok M kembali dipenuhi pengunjung saat libur panjang Kenaikan Yesus Kristus atau long weekend.
Sejak menjelang siang pada Sabtu (16/5/2026), suasana di sejumlah titik kawasan itu mulai ramai oleh warga yang datang untuk berjalan-jalan hingga berburu kuliner.
Keramaian terlihat di area pusat belanja, tempat makan, hingga pedestrian yang tetap dipadati pejalan kaki meski hujan sempat turun.
Pengunjung datang dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak muda hingga keluarga.
Salah satu pengunjung, Raka (26), mengaku sengaja datang bersama teman-temannya untuk menikmati suasana Blok M saat long weekend.
“Justru kadang serunya di situ, suasananya hidup banget,” kata Raka saat ditemui Kompas.com di Blok M, Sabtu.
Baca juga: Blok M Tak Lagi Sekadar Terminal, Kini Jadi Tempat Healing Bareng Teman Lama
Menurut Raka, suasana ramai justru menjadi daya tarik tersendiri bagi kawasan tersebut.
Ia menilai Blok M menawarkan pengalaman berbeda dibanding pusat perbelanjaan biasa karena banyak aktivitas yang bisa dilakukan dalam satu area.
“Kalau lagi suntuk kerjaan, datang ke tempat ramai kayak gini tuh rasanya lebih refreshing dibanding cuma nongkrong di mal. Sekarang Blok M juga pilihannya banyak, jadi walaupun ramai tetap ada saja yang bisa dilihat atau dicoba,” ujar dia.
KOMPAS.com/HAFIZH WAHYU DARMAWAN Suasana kawasan Blok M Sabtu (16/5/2026) dipenuhi warga.
Raka mengatakan dirinya paling sering menghabiskan waktu di kawasan Little Tokyo dan area kuliner sekitar Blok M.
Menurut dia, kawasan itu terasa lebih hidup karena saling terhubung dan memiliki banyak pilihan tempat.
“Menurut saya enaknya Blok M tuh karena kawasan ini nyambung semua. Mau cari kopi, makanan, thrifting, sampai cuma duduk ngobrol juga bisa,” kata dia.
Mudah Dijangkau dan Ramai karena Viral
Selain suasananya yang dinilai hidup, akses transportasi publik yang mudah juga disebut menjadi alasan kawasan Blok M terus dipadati pengunjung.
Raka menilai keberadaan MRT dan Transjakarta membuat warga dari berbagai wilayah Jakarta lebih mudah datang ke kawasan tersebut.
“Mau naik MRT gampang, Transjakarta juga ada. Terus pilihan tempat nongkrongnya tidak habis-habis,” ujar Raka.