Terbukti Agen Asing, Pria China Dinyatakan Bersalah Jalankan Kantor Polisi Rahasia di New York

okezone.com
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA – Jaksa penuntut di Amerika Serikat (AS) mendakwa seorang pria yang dituduh menjalankan kantor polisi rahasia di Manhattan atas arahan pemerintah China dan menggunakannya untuk melaporkan para pembangkang politik kepada Beijing. Lu Jianwang dinyatakan bersalah karena bekerja secara ilegal sebagai agen asing dengan membuka pusat pengawasan di Chinatown, Manhattan untuk memantau para kritikus vokal Partai Komunis China (PKC).

Dalam pengadilan pada Rabu (13/5/2026), jaksa federal di Brooklyn mengatakan bahwa Lu membuka kantor polisi tersebut dengan tujuan membantu warga negara China memperbarui SIM mereka saat tinggal di Amerika. Tetapi tujuan sebenarnya adalah menjalankan kantor tersebut sebagai pusat pengawasan untuk memantau para kritikus PKC.

Dilansir Newswire, Sabtu (17/5/2026), Lu, seorang warga negara Amerika yang juga dikenal sebagai Harry, dituduh membantu kampanye penindasan transnasional China dengan membuka kantor polisi ilegal di lingkungan Chinatown Manhattan. Pria berusia 64 tahun, yang mengenakan pin bendera Amerika di jasnya selama persidangan, tidak bereaksi saat putusan dibacakan. Ia didukung oleh puluhan anggota kelompok yang terkait dengan kampung halamannya di China.

Baca Juga :
Militer Thailand Bongkar "Kantor Polisi Palsu" di Sarang Penipuan Kamboja

“Lu sejalan dengan apa yang diminta pemerintah China untuk dikakukannya," kata Antoinette N. Rangel, seorang jaksa federal, selama argumen penutupnya pada Selasa (12/5/2026).

Setelah seharian penuh berdiskusi, juri menyatakan Lu bersalah atas satu dakwaan bertindak sebagai agen asing dan satu dakwaan menghalangi keadilan. Ia dibebaskan dari dakwaan berkonspirasi untuk bertindak sebagai agen China.

Puluhan pendukung Lu dari gerejanya dan organisasi komunitas Tionghoa-nya memenuhi ruang sidang. Seorang pendukung mengepalkan tinjunya saat putusan atas dakwaan pertama, tidak bersalah, dibacakan, tetapi menunjukkan ekspresi muram setelah putusan bersalah. Ekspresi Lu tidak berubah selama persidangan.

Baca Juga :
Donald Trump Kunjungi China di Tengah Ketegangan Konflik di Iran

Lu telah "dimintai pertanggungjawaban karena secara terang-terangan mengabaikan hukum dan kedaulatan negara kita," kata Joseph Nocella Jr., jaksa AS di Brooklyn, dalam sebuah pernyataan yang dilansir Newswire. Ia menambahkan bahwa kantornya akan melindungi hak-hak mereka yang “mencari kebebasan dari penindasan dan bersuara untuk membawa demokrasi, reformasi, dan hak asasi manusia ke China.”

Lu Jianwang, bersama dengan Chen Jinping, ditangkap pada April 2023. Chen mengaku bersalah karena bekerja sebagai agen tidak resmi China pada Desember 2024.

Lu Jianwang adalah presiden Asosiasi Changle Amerika, sebuah organisasi komunitas dan klub sosial China untuk orang-orang dari kota Fuzhou, seperti Lu. Kelompok-kelompok seperti itu telah menarik perhatian karena upaya mereka yang terus-menerus untuk memengaruhi politik New York, melalui metode seperti melecehkan dan mengancam kandidat dengan platform yang dianggap berbahaya oleh pemerintah China, atas perintah Konsulat China.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kejagung Tahan Tersangka Baru Kasus Tambang Samin Tan
• 23 jam laluliputan6.com
thumb
Sumber Air Gedor Banyuwangi, Mata Air Bersejarah Sejak Era Kolonial
• 21 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Geger Prajurit TNI Tewas Ditembak Sesama Anggota di Palembang, Diduga Gara-Gara Senggolan
• 17 jam laluokezone.com
thumb
Jakarta Masih Jadi Ibu Kota, DPR: Momentum Siapkan Infrastruktur IKN Lebih Matang
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
Surabaya Vaganza 2026 Hadirkan Festival Cahaya dan Dongkrak Wisata Malam Kota
• 7 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.