Bisnis.com, JAKARTA — PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat sebanyak 487.814 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada periode H-1 sampai dengan H+1 libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026. Angka tersebut dihimpun selama tiga hari operasi, mulai Rabu (13/5/2026) hingga Jumat (15/5/2026).
Seiring hal tersebut, Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR), Rivan A. Purwantono memastikan pihaknya bakal mempersiapkan kesiapan dan kelancaran jalan khususnya Jalan Tol yang terhubung dengan sejumlah destinasi wisata seperti Tol Jakarta — Bogor — Ciawi (Jagorawi), Jakarta — Cikampek (Japek), dan Cikampek — Purwakarta — Padalarang (Cipularang).
“Jasa Marga terus memastikan kondisi jalan, kelancaran lalu lintas, serta kesiapan layanan operasi jalan tol Jasa Marga Group berjalan dengan optimal, terutama di ruas jalan tol yang berpotensi menjadi destinasi wisata favorit,” ujar Rivan dalam keterangan resminya, Sabtu (16/5/2026).
Rivan menambahkan, pergerakan kendaraan keluar Jakarta yang tembus 487.814 kendaraan merupakan angka kumulatif arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol (GT) Utama. Gerbang tol tersebut meliputi GT Cikampek Utama, GT Kalihurip Utama, GT Cikupa, dan GT Ciawi.
Secara total, volume lalu lintas yang keluar dari wilayah Jabotabek tersebut mengalami kenaikan sebesar 11,29% jika dibandingkan dengan kondisi normal. Jasa Marga mencatat sirkulasi normal pada periode yang sama biasanya hanya mencapai 438.342 kendaraan.
Dalam rinciannya, distribusi lalu lintas paling dominan terjadi menuju arah Timur atau Trans Jawa dan Bandung yaitu sebanyak 222.472 kendaraan atau 45,6%.
Baca Juga
- Jasa Marga Kebut Tol Yogyakarta-Bawen Usai Dapat Kredit Sindikasi Rp17,92 Triliun
- CCTV Travoy Jasa Marga Diakses 3,59 Juta Kali Saat Arus Lebaran 2026
- Jasa Marga: 516.000 Kendaraan Keluar Jabotabek saat Libur Paskah
Sementara itu, arah Barat menuju Merak mencakup 139.229 kendaraan (28,5%) dan arah Selatan menuju Puncak sebanyak 126.113 kendaraan (25,9%).
Secara detail, arus kendaraan menuju Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek tercatat mencapai 106.187 kendaraan. Volume ini mencerminkan lonjakan sebesar 21,93% dari lalu lintas normal.
Untuk pergerakan ke arah Bandung, Jasa Marga mencatat sebanyak 116.285 kendaraan melintasi GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang. Angka tersebut memperlihatkan pertumbuhan sebesar 21,29% dari baseline normal.
Dengan demikian, akumulasi lalu lintas yang meninggalkan Jakarta menuju arah Timur melalui kedua gerbang tol utama tersebut menembus 222.472 kendaraan. Realisasi pergerakan ini melonjak hingga 21,59% dibandingkan dengan lalu lintas normal harian.
Berbeda dengan arah Timur, pergerakan kendaraan ke arah Barat menuju Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak justru melambat. Volume kendaraan di ruas ini tercatat sebesar 139.229 kendaraan, atau lebih rendah 6,59% dari volume normal.
Adapun pergerakan kendaraan ke arah Selatan menuju Puncak via GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi terpantau mengalami pertumbuhan signifikan mencapai 18,61%. Total kendaraan yang melintasi jalur wisata tersebut mencapai 126.113 unit.
Rivan menambahkan, lalu lintas keluar Jabotabek pada hari H+1 atau Jumat (15/5/2026) terpantau masih tinggi dibandingkan arus masuk. Khusus di Jalur Puncak via GT Ciawi, volume kendaraan pada hari tersebut menyentuh 41.000 unit, naik 4,39% dari normal.
"Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, antara lain memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima serta laik jalan," pungkasnya.





