Prabowo Tegaskan Aparat Jangan Jadi Bekingan Narkoba hingga Judi

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya pembenahan internal aparat penegak hukum. Hal ini dilakukan demi mewujudkan keadilan dan kepercayaan masyarakat

Prabowo Tegaskan Aparat Jangan Jadi Bekingan Narkoba hingga Judi. (Foto: Setpres)

IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya pembenahan internal aparat penegak hukum. Hal ini dilakukan demi mewujudkan keadilan dan kepercayaan masyarakat terhadap negara.

Prabowo meminta seluruh aparat, mulai dari hakim, poilsi, jaksa, hingga tentara berani melakukan koreksi diri dan membersihkan institusi dari praktik penyelewengan. Aparat yang bersih merupakan kunci memberikan pelayanan maksimal untuk rakyat Indonesia, tak terkecuali kaum buruh.

Baca Juga:
1.061 Kopdes Beroperasi, Prabowo Targetkan 30.000 Diresmikan pada Agustus

Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Museum Pahlawan Nasional Marsinah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

“Karena itu mari kita bersama-sama memperbaiki, tetapi seluruh aparat lainnya juga harus memperbaiki diri. Kejaksaan, kepolisian, tentara harus koreksi diri, harus menghilangkan penyelewengan dan korupsi dari tubuh masing-masing,” tutur Prabowo, dikutip Minggu (17/5/2026).

Baca Juga:
Prabowo Terima Surat dari Anak Kelas 5 SD: Terima Kasih Bapak atas MBG, Saya Senang

Presiden kembali menekankan bahwa aparat negara tidak boleh terlibat ataupun memberikan perlindungan terhadap pelanggaran hukum, terutama praktik perjudian, narkoba, hingga penyelundupan ilegal.

“Saya ulangi, seluruh aparat harus memperbaiki diri, harus membersihkan diri, harus berani koreksi. Jangan justru aparat yang di belakang penyelewengan. Aparat backing penyelewengan. Aparat backing penyeludupan, backing narkoba, backing judi,” ujar Prabowo.

Baca Juga:
Prabowo Minta Himbara Beri Bunga Kredit Rakyat 5 Persen, Ini Respons OJK

Menurut Presiden, langkah pembenahan aparat telah mulai dirintis oleh pimpinan TNI dan Polri. Karena itu, ia berharap reformasi internal terus diperkuat agar institusi penegak hukum semakin profesional, bersih, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.

Prabowo juga mengingatkan agar aparat negara kembali pada jati dirinya sebagai pelayan rakyat yang dicintai masyarakat.

“Saya mengimbau atas nama rakyat, jadilah tentara rakyat, jadilah polisi yang dicintai rakyat,” katanya.

Kompleks Museum Pahlawan Nasional Marsinah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, berdiri di atas lahan seluas 938,6 meter persegi. Museum ini terdiri atas dua bangunan utama, yakni gedung museum dan rumah singgah. 

Di museum ini, sejumlah koleksi pribadi Marsinah terpajang mulai dari sepeda onthel yang digunakannya semasa sekolah, seragam kerja pabrik, tas, dompet, ijazah, hingga piagam penghargaan dari berbagai organisasi buruh. Barang-barang itu menuturkan perjalanan hidup Marsinah, dari masa kecilnya di Nganjuk hingga perjuangannya sebagai buruh pabrik di Sidoarjo. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Segera Hapus 15 Aplikasi Jalur Masuk Maling M-Banking
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
OpenAI Luncurkan Fitur Keuangan Pribadi untuk Pengguna ChatGPT Pro di Amerika Serikat
• 8 jam lalupantau.com
thumb
Kapolri Sampaikan Aspirasi Petani ke Presiden Prabowo
• 23 jam laluokezone.com
thumb
Perpustakaan: Dapur peradaban di era digital
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Trump ke Beijing: Simbol Berakhirnya Dominasi Tunggal Amerika
• 2 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.